Timnas Indonesia akan menghadapi Timnas Bulgaria dalam partai final FIFA Series 2026. Menjelang laga tersebut, pelatih Timnas Bulgaria Aleksandar Dimitrov menilai Indonesia sebagai tim yang kuat.
"Pertandingan selanjutnya tentu akan jauh lebih serius. Indonesia memiliki tim yang kuat dan pemain yang berkompetisi di liga-liga Eropa yang bagus," kata Dimitrov, dikutip dari detikSport, Minggu (29/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Final FIFA Series 2026 yang menghadirkan duel Indonesia vs Bulgaria akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3) malam. Di atas kertas, Bulgaria lebih diunggulkan dalam laga tersebut. The Lions menempati ranking FIFA lebih baik (87) ketimbang Indonesia (121).
Tak hanya itu, Bulgaria juga memiliki catatan lebih baik ketika menghadapi Indonesia. Dalam dua pertemuan sebelumnya, wakil Eropa ini tak terkalahkan dengan hasil sekali menang dan sekali imbang.
Terlepas dari itu, Dimitrov tak ingin memandang Indonesia sebelah mata. Pelatih Bulgaria itu menyebut Skuad Garuda diperkuat pemain-pemain yang berkarier di Eropa. Ia pun menyinggung laga final akan dihadiri oleh puluhan ribu pendukung Timnas Indonesia.
"Kami juga akan bermain di depan penonton yang serius, mungkin 40-50 ribu orang. Semuanya akan bergantung pada bagaimana pemulihan para pemain dan kemudian kami akan mempertimbangkan perubahan apa yang akan dilakukan," ujar Dimitrov.
Timnas Bulgaria sendiri membawa banyak pemain muda dalam FIFA Series 2026. Sementara itu, Indonesia memainkan skuad inti yang berisi pemain-pemain yang berkarier di Eropa seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Maarten Paes, Calvin Verdonk, Emil Audero Mulyadi, dan lain-lain.
John Herdman Ingin Kalahkan Tim Eropa
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sudah sempat menyinggung soal Bulgaria sejak pekan lalu. Herdman ingin Timnas Indonesia bisa mengalahkan timnas dari Eropa.
"Saya selalu menantang tim saya untuk bikin sejarah. Pertama, kami harus bisa kalahkan tim dari Eropa di kandang sendiri. Itu misinya," ujar Herdman, beberapa waktu lalu.
Diketahui, Timnas Indonesia sudah menjajal timnas dari Eropa di kandang sebanyak 20 kali. Namun, kebanyakan terjadi sebelum era sepakbola modern.
Kemenangan terakhir Indonesia atas timnas dari Eropa adalah pada Desember 1956. Ketika itu, Garuda menang 5-1 atas Yugoslavia.
"Kami harus berkomitmen pada taktis melawan tim seperti Bulgaria sejak menit pertama. Kami tidak bisa menunggu 10-15 menit untuk menyatu dan terhubung atau kami akan dihukum," imbuh Herdman.
Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini!
(iws/iws)

