detikBali

Harga Makanan-Minuman di Piala Dunia 2026 Menggila, Air Mineral Rp 100 Ribu

Terpopuler Koleksi Pilihan

Harga Makanan-Minuman di Piala Dunia 2026 Menggila, Air Mineral Rp 100 Ribu


Diah Afrilian - detikBali

Adu gaya Karina-Winter aespa dan Kwon Eunbi menonton Piala Dunia 2026 di Meksiko.
Foto: Karina-Winter aespa dan Kwon Eunbi menonton Piala Dunia 2026 di Meksiko. (Instagram)
Denpasar -

Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko menuai sorotan. Sorotan kali ini bukan karena pertandingan di lapangan, melainkan harga makanan dan minuman yang kian mahal.

Dilansir dari detikFood, harga makanan dan minuman yang mahal bukan hanya di area stadion, tetapi juga di FIFA Fan Festival. Sejumlah penggemar yang hadir di SoFi Stadium mengaku terkejut setelah melihat daftar harga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu harga yang paling banyak disorot adalah bir. Di sejumlah lokasi penyelenggaraan, segelas bir berukuran 16 ons atau sekitar 473 mililiter dibanderol hingga 17,99 US Dolar atau sekitar Rp320 ribu. Sementara bir impor dan crafhampir Rp340 ribu. Angka tersebut dianggap sangat mahal oleh banyak penggemar.

Tidak hanya minuman beralkohol, harga kebutuhan dasar seperti air mineral juga menjadi sorotan. Sebotol air dijual sekitar 5,99 US Dolar hingga 7 US Dolar atau setara Rp100 ribu hingga Rp125 ribu.

ADVERTISEMENT

Minuman ringan seperti Coca-Cola berada pada kisaran harga serupa. Beberapa penggemar menilai harga tersebut memberatkan, terutama ketika pertandingan berlangsung dalam cuaca panas.

Makanan ringan yang biasanya menjadi teman menonton pertandingan juga dijual mahal. Pretzel dijual sekitar 13,49 US Dolar (Rp241 ribu), Churros mencapai 10,99 Us dolar (Rp196 ribu), sedangkan secangkir kecil buah potong dibanderol sekitar 6 US Dolar (Rp107 ribu).

Di Toronto, sebuah daftar menu yang ramai dibagikan di media sosial mendadak viral karena harganya yang dianggap tak masuk akal. Dua paket hot dog dan dua minuman ringan dibanderol seharga 57,50 US Dolar atau mencapai Rp1 jutaan.

Menurut para penggemar, harga yang ditetapkan terlalu mahal dan tidak ramah bagi pendukung yang datang langsung. Sebab biaya besar juga digelontorkan untuk untuk tiket, transportasi, dan akomodasi.

Sebelumnya, FIFA juga menuai sorotan karena menerapkan sistem dynamic pricing yang membuat harga tiket berubah mengikuti permintaan pasar. Sejumlah pihak menilai kebijakan tersebut berpotensi membuat Piala Dunia makin sulit dijangkau oleh penggemar dari kalangan menengah.

Artikel ini telah tayang di detikFood. Baca selengkapnya di sini!




(iws/iws)










Hide Ads