Air mata Neymar akhirnya tumpah di ruang ganti Miami Stadium. Setelah 2,5 tahun bergulat dengan cedera lutut yang nyaris merenggut kariernya di timnas Brasil, sang bintang akhirnya kembali merasakan atmosfer Piala Dunia saat Selecao mengalahkan Skotlandia pada laga terakhir fase grup.
Penyerang berusia 34 tahun itu menjalani laga pertamanya bersama Brasil sejak Oktober 2023. Saat itu, Neymar mengalami cedera lutut serius dalam pertandingan melawan Uruguay yang membuatnya harus menepi dalam waktu lama.
Performa apiknya dalam beberapa bulan terakhir membuat pelatih Carlo Ancelotti kembali memberi kepercayaan. Setelah hanya menjadi penonton saat Brasil menghadapi Maroko dan Haiti, Neymar akhirnya mendapat kesempatan tampil melawan Skotlandia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pertandingan di Miami Stadium, Kamis (25/6), Neymar masuk pada pertengahan babak kedua menggantikan Matheus Cunha. Ia bermain sekitar 20 menit saat Brasil sudah unggul 3-0.
Meski tidak mencetak gol maupun assist, momen kembali mengenakan seragam Selecao di panggung terbesar sepak bola dunia sudah cukup membuatnya emosional.
"Saya pergi ke ruang ganti, sendirian, dan saya meneteskan air mata," kata Neymar kepada wartawan setelah Brasil memastikan diri finis sebagai juara Grup C, dikutip Reuters.
"Sungguh melegakan bisa menjalani kembali semua ini. Ini adalah momen penuh syukur. Saya berterima kasih kepada Tuhan karena dapat mengalami momen seperti ini lagi."
Neymar Tatap Babak Baru
Neymar mengakui banyak hal telah berubah selama dirinya absen membela Brasil. Ia kini kembali ke tim yang berbeda dibanding saat terakhir kali mengenakan seragam kuning-hijau.
"Saya telah lama absen, jadi ini tim yang berbeda sekarang, saya melihatnya dengan pandangan yang lebih segar."
"Tapi saya sangat senang bisa kembali dan bermain di Piala Dunia dan membela tim nasional Brasil setelah bertahun-tahun," jelas Neymar.
Piala Dunia 2026 menjadi edisi keempat yang diikuti Neymar sejak debutnya pada 2014. Sepanjang penampilannya di turnamen tersebut, ia telah mencatatkan delapan gol dan empat assist, namun belum pernah membawa Brasil meraih gelar juara dunia.
(dpw/dpw)

