Lebaran adalah salah satu musim liburan paling ditunggu masyarakat Indonesia. Anak sekolah dan para pekerja pada momentum ini mendapatkan kesempatan libur di waktu yang bersamaan. Oleh karena itu, banyak orang tua yang mengajak anak-anak dan keluarga besarnya untuk mengunjungi tempat-tempat wisata.
Salah satu tujuan wisata yang tersohor di Indonesia adalah Lombok. Pulau Lombok merupakan bagian dari Provinsi NTB. Wilayah dengan mayoritas muslim ini menawarkan berbagai tempat wisata yang menarik dan sayang untuk dilewatkan.
Ada beragam tempat wisata di Lombok, mulai dari pantai, gunung hingga edukasi hewan dan budaya. Bagi Detikers yang berencana berlibur dengan keluarga di Lombok, berikut beberapa rekomendasi wisata untuk keluarga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantai Sunrise Land
Wisata Pantai Sunrise Land terletak di Dusun Montong Meong, Desa Labuhan Haji, Lombok Timur. Sesuai namanya, pengunjung bisa menyaksikan matahari terbit di tengah hamparan pasir putih.
Pantai Sunrise Land juga menjadi tempat konservasi penyu. Pengunjung dapat belajar tentang ekosistem kehidupan penyu. Bila beruntung, pengunjung dapat mengikuti aktivitas melepas tukik atau anak penyu yang telah menetas dan siap menuju habitat alaminya di laut.
Pantai Sunrise Land bukan hanya menawarkan pemandangan alam, tetapi juga ruang untuk kegiatan sosial. Pengunjung dapat bermalam dan berkemah di area sekitar pantai, tentu saja dengan seizin pengelola. Komunitas masyarakat pun terkadang memilih tempat ini untuk mengadakan kumpul-kumpul atau kopi darat (kopdar).
Pantai Kuta Mandalika
Siapa yang belum pernah mendengar tentang Mandalika? Tempat wisata begitu populer beberapa tahun terakhir, terutama setelah ada sirkuit Motogp.
Pantai Kuta Mandalika menawarkan pasir pantai yang dihiasi serpihan-serpihan kerang. Pengunjung diharap berhati-hati ketika berada di pantai tanpa alas kaki. Pantai ini juga dapat dinikmati dari atas Bukit Merese. Lanskap sirkuit Mandalika yang dikungkung oleh bentang Pantai Kuta Mandalika menjadi visual sempurna bagi pecinta fotografi.
Kebun Raya Lemor
Bukan hanya Bogor dan Cibodas saja yang memiliki kebun raya, nyatanya Lombok juga punya. Lokasi Kebun Raya Lemor berada di Desa Suela, Lombok Timur. Lokasinya berada strategis di jalur menuju wisata Sembalun.
Tiket masuk ke Kebun Raya Lemor sangat terjangkau. Detikers hanya perlu mengeluarkan Rp 5 ribu untuk setiap orang. Musim liburan seperti Lebaran ini akan banyak pengunjung yang dapat untuk menikmati suasana di Kebun Raya Lemor.
Lombok Wildlife Park
Jangan lewatkan kesempatan untuk berwisata edukasi hewan di Lombok Wildlife Park. Tempat wisata ini berlokasi di Jalan Raya Tanjung-Sire, Sigar Penjalin, Lombok Utara. Di tempat ini pengunjung bisa merasakan pengalaman berinteraksi dengan berbagai jenis hewan mulai dari mamalia, aves, reptil hingga sauropsida.
Detikers bisa berinteraksi langsung dengan hewan-hewan di tempat ini, seperti berfoto bersama, mengelus hingga memberi makan secara langsung. Fasilitas di tempat ini terbilang cukup lengkap. Tiket di Lombok Wildlife Park bisa dibeli secara online mulai dari 350 ribu rupiah.
Sentra Tenun Pringgasela
Desa Pringgasela di Lombok Timur menjadi pusat produksi kain tenun songket khas Lombok. Produk tenun dari desa ini bahkan telah ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kemendikbud pada 2018. Pengunjung dapat belajar mengenai tenun mulai dari sejarah dan filosofi, proses awal hingga kain yang sudah jadi. Selain itu, pengunjung juga dapat merasakan pengalaman membuat kain tenun secara langsung.
Desa Adat Sade
Terakhir, tempat yang tidak boleh dilewatkan adalah Desa Adat Sade di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Detikers dapat belajar mengenai budaya masyarakat Sasak. Tidak perlu khawatir ketika berkunjung sebab informasi dan petugas wisata tersedia untuk membantu detikers menjelajahi Desa Sade.
Di tempat ini, detikers dapat melihat 150 rumah adat yang memiliki arsitektur khas Sasak. Bangunan yang masih terjaga bentuknya hingga sekarang. Berkunjung ke tempat ini juga bukan berarti dapat melakukan aktivitas sembarangan sebab desa adat ini adalah tempat tinggal sungguhan. Tata krama di Desa Adat Sade sangat kuat. Pengunjung juga dapat membeli cendera mata dari Desa Adat Sade yang dijual oleh para penduduk.
(dpw/dpw)












































