Nama Maureen Arsa Sanda Cantika menjadi sorotan dalam prosesi wisuda Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Kamis (21/5/2026) lalu. Namanya disebut sebagai lulusan tercepat pada program Sarjana Terapan (D4).
Ia berhasil menyelesaikan kuliah dalam waktu 3 tahun 5 bulan dari jurusan Sistem Informasi Geografis. Padahal rata-rata lulusan D4 di UGM baru menyelesaikan studi selama 4 tahun 4 bulan.
"Saya merasa sangat senang, bersyukur, sekaligus tidak menyangka dapat menyandang predikat sebagai lulusan tercepat pada periode ini," katanya dikutip dari laman UGM, Senin (15/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudah Targetkan Lulus Cepat
Maureen mengaku pada masa awal kuliah dia sudah menargetkan supaya lulus cepat. Akan tetapi, target tersebut tak menjadi halangan dia tetap menjalani aktivitas lain selain kuliah.
Maureen sendiri memiliki ketertarikan dalam bidang sistem informasi geografis. Ia melihat bahwa ilmu tersebut penting untuk menyelesaikan berbagai permasalahan pembangunan dan lingkungan serta analisis dan visualisasi data.
Menurutnya, prospek jurusan ini cukup luas. Bisa bekerja di sektor perkebunan, perencanaan wilayah, kebencanaan, dan pengelolaan sumber daya alam.
"Menurut saya, kemampuan mengintegrasikan aspek keruangan dengan perkembangan teknologi seperti penginderaan jauh, komputasi awan, dan analisis data menjadi kompetensi baik," katanya.
Aktif di Berbagai Kegiatan Kampus
Tak hanya fokus dalam bidang akademik, Maureen pun aktif dalam organisasi dan kompetisi. Ia memiliki strategi agar bisa membagi waktu antara kuliah dan kegiatan luar kelas.
Saat tahun pertama kuliah, ia fokus beradaptasi dengan lingkungan kampus. Ia juga aktif mengikuti kepanitian universitas.
Pada tahun ke-2, ia mulai aktif mengikuti kompetisi. Ia pernah menjadi finaslis kompetisi GIS tingkat nasional.
"Pengalaman tersebut menjadi titik awal keluar dari zona nyaman dan mencoba berbagai peluang yang tersedia selama menjadi mahasiswa," katanya.
Pada 2024, ia juga mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Ia dan tim berhasil meraih medali perunggu.
Pada tahun berikutnya, Maureen mengikuti PKM kembali dan berhasil membawa medali emas dan perunggu. Hal ini menunjukkan bahwa Maureen sukses membagi waktunya untuk kegiatan kelas dan luar kelas dengan baik.
"Pengalaman tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena diberi kesempatan membawa nama universitas pada ajang nasional," ungkapnya.
Tips Lulus Cepat dari UGM
Salah satu mindset yang penting dimiliki mahasiswa baru yang ingin lulus cepat menurut Maureen dalah harus punya tujuan yang jelas. Tips dari Maureen, susunlah road map per semester.
Menurutnya, untuk cepat memahami materi kuliah, mahasiswa perlu disiplin dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Setiap hari, ia membuat target harian dan to do list.
"Kemajuan yang konsisten, meskipun kecil, jauh lebih bernilai dibandingkan menunda pekerjaan hingga menumpuk di kemudian hari," katanya.
Meski demikian, Maureen mengingatkan agar mahasiswa sadar juga bahwa setiap orang memiliki garis waktunya masing-masing. Lulus cepat menurutnya bukan sekadar pencapaian tetapi cara agar dia dapat memberikan kesempatan bagi kehidupannya.
"I believe that a different future often starts with one decision made today. Setiap satu langkah kecil dalam momen apapun itu, selalu bisa mengubah hidup secara besar," pesan Maureen.
(cyu/pal)











































