Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berhasil mempertahankan peringkat ke-13 global dalam bidang Political Science versi ScholarGPS Academic Institutional Rankings dalam periode waktu lima tahun terakhir. Capaian ini menandakan pengakuan UMY menjadi perguruan tinggi Indonesia yang mampu bersaing secara global, khususnya pada bidang Political Science.
ScholarGPS merupakan platform analitik akademik global yang menyediakan pemeringkatan Scholar (cendekiawan), institusi, dan program akademik berdasarkan data publikasi ilmiah. Pemeringkatan dilakukan secara kuantitatif dengan indikator utama meliputi Productivity (produktivitas), Impact (dampak), dan Quality (kualitas).
Berkaitan dengan pemeringkatan UMY oleh ScholarGPS, faktor yang dipertimbangkan meliputi produktivitas publikasi, dampak sitasi, serta kualitas karya ilmiah akademisi UMY. Dengan demikian, capaian UMY di peringkat 13 dunia menunjukkan kuatnya rekam jejak riset dan visibilitas akademik UMY dalam disiplin ilmu Political Science.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rektor UMY Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc. menyampaikan, capaian UMY dalam pemeringkatan ScholarGPS membuktikan kesuksesan penguatan ekosistem riset di lingkungan universitas. Menurutnya, posisi UMY di urutan ke-13 dunia dalam bidang Political Science mencerminkan produktivitas publikasi dak kontribusi akademik UMY yang kini semakin diakui.
"Capaian ini merupakan bentuk pengakuan internasional terhadap konsistensi UMY dalam membangun budaya riset yang produktif, kolaboratif, dan berdampak. Peringkat ke-13 dunia dalam bidang Political Science versi ScholarGPS menunjukkan bahwa karya akademik Civitas Academica UMY memiliki visibilitas dan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang sosial dan politik," jelas Prof. Nurmandi dalam keterangan tertulis, Kamis (16/6/2026).
Pencapaian ini, imbuhnya, sejalan dengan komitmen UMY menjadi universitas yang unggul dalam pendidikan, riset, serta kontribusi keilmuan. Di waktu yang sama, UMY terus mendorong dosen dan peneliti menghasilkan publikasi berkualitas, memperluas kolaborasi internasional, dan menghadirkan riset relevan bagi kebutuhan masyarakat.
"Bagi UMY, pemeringkatan ini bukan tujuan akhir, melainkan momentum untuk terus memperkuat kualitas riset dan jejaring akademik internasional. Kami ingin memastikan bahwa riset yang lahir dari UMY tidak hanya terpublikasi, tetapi juga memberi manfaat bagi pengembangan ilmu, kebijakan publik, dan penyelesaian persoalan masyarakat," ujarnya.
Capaian UMY ini diharapkan menjadi momentum untuk memperluas kontribusi universitas dalam pengembangan ilmu sosial dan politik, baik di tingkat nasional maupun global. UMY berkomitmen untuk memperkuat ekosistem riset, meningkatkan kolaborasi internasional, serta mendorong publikasi ilmiah yang berdampak.
(anl/ega)










































