Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD masih digelar hingga 30 April 2026 mendatang. Dua gelombang berlalu, bagaimana pelaksanaan TKA SD sejauh ini?
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyebutkan TKA SD pada gelombang-gelombang awal diwarnai dengan berbagai kendala. Kendala yang dimaksud seperti, gangguan listrik, keterbatasan jaringan, hingga sekolah mengalami banjir.
Kendati demikian, Kemendikdasmen menegaskan sekolah tetap menyelenggarakan asesmen dengan lancar dan sesuai standar. Hal ini didasarkan pada data pemantauan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelaksanaan TKA di berbagai daerah tetap terkendali berkat kesiapan sekolah serta koordinasi yang solid. Hal ini menegaskan bahwa sistem pendidikan tidak berhenti pada situasi ideal, namun mampu beradaptasi untuk tetap menjaga mutu," kata Kemendikdasmen dalam keterangan tertulis dikutip Minggu, (26/4/2026).
Kendala TKA SD di Berbagai Daerah
1. Gangguan Listrik
Kendala gangguan listrik terjadi di Provinsi Sulawesi Tenggara. TKA di provinsi tersebut diikuti 2.146 satuan pendidikan yang tersebar di 17 kabupaten/kota dan berjalan dalam 4 gelombang.
Pada hari pertama, sempat terjadi kendala pemadaman listrik dan gangguan jaringan di beberapa titik. Terkait kendala ini, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) segera melakukan penyesuaian.
Mereka ambil tindakan untuk mengatur ulang jadwal ujian TKA hingga merelokasi murid ke sekolah dengan fasilitas yang lebih memadai. Kendala serupa juga terjadi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Saat pelaksanaan TKA, sempat terjadi pemadaman listrik pada sesi akhir. Kendati demikian, sekolah dan sistem sudah bersiap menghadapi kendala tersebut dan proses dilanjutkan tanpa kendala berarti.
2. Gangguan Internet
Koneksi internet yang tidak stabil juga jadi kendala utama dalam pelaksanaan TK. Hal ini terjadi di Kabupaten Maybrat, Papua Barat pada gelombang awal.
Sejumlah sekolah, seperti SD YPK Pison Fategomi, SD YPK Imanuel Jitmau, dan SD YPK Kambuaya pada akhirnya memanfaatkan layanan satelit Starlink untuk menjaga koneksi internet. Pemda juga mengkondisikan lokasi ujian di titik-titik yang memiliki jaringan internet terkuat.
3. Banjir
Berbeda dengan kendala teknis sebelumnya, SDN 17/II Lubuk Landai, Kabupaten Bungo, Jambi mengalami kendala banjir. Meski demikian, para murid tetap menjalani ujian TKA dengan pendampingan guru dan pengawas.
Hasil TKA Perlu Dimanfaatkan Secara Optimal
Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM), Toni Toharudin menegaskan memang pemerintah daerah (Pemda) siap dalam pelaksanaan TKA. Menjelang berakhir, Toni berpesan agar hasil TKA dimanfaatkan secara optimal.
"Ke depan yang tidak kalah penting adalah memastikan hasilnya dimanfaatkan secara optimal sebagai dasar pengambilan keputusan berbasis data. Data TKA perlu menjadi rujukan dalam memperbaiki proses pembelajaran, menyusun kebijakan, serta memastikan setiap intervensi pendidikan lebih tepat sasaran," tandas Toni.
(det/nah)










































