Keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak lepas dari kesiapan para petugasnya. Hal ini ditegaskan oleh Kolonel (Purn) Muftiono, Wakil Ketua Diklat sekaligus Kabid Linjam PPIH Arab Saudi, saat memantau langsung kinerja para petugas di lapangan.
Menurutnya, pola pendidikan dan pelatihan (diklat) yang telah dijalani para petugas sebelum keberangkatan kini membuahkan hasil yang membanggakan.
Program diklat yang berlangsung selama satu bulan, mencakup 20 hari pembekalan tatap muka (offline) dan 10 hari secara daring (online)dinilai sukses membentuk karakter petugas yang tangguh dan berintegritas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami pantau dari proses kegiatan diklat yang kami bangga, yang selama satu bulan, 20 hari offline dan 10 hari online. Dan ternyata bisa diterapkan di sini dengan nilai-nilai disiplin," ujar Muftiono di Bandara Madinah.
Muftiono menyoroti bahwa perubahan perilaku petugas terlihat sangat jelas, mulai dari aspek yang paling mendasar hingga teknis pelayanan. Kedisiplinan bukan lagi sekadar teori, melainkan sudah menjadi budaya kerja di tanah suci.
"Dilihat dari nilai kerja, pakaian, dan penampilan yang lain. Termasuk yang paling utama adalah pelayanan. Mereka sangat disiplin," tambahnya.
Penerapan disiplin ini berdampak langsung pada kualitas layanan yang diterima oleh jemaah. Perubahan signifikan ini, menurut Muftiono, selaras dengan target yang dipatok sejak masa pelatihan di tanah air.
Laporan Positif dari Lapangan
Berdasarkan hasil pantauan dan evaluasi berkala, kinerja petugas tahun ini menunjukkan tren yang sangat positif. Hal ini diperkuat dengan banyaknya laporan yang masuk mengenai dedikasi para petugas di berbagai sektor.
"Alhamdulillah, apa yang kita laksanakan di sana yang kami juga sangat optimis dan di sini terbukti sangat signifikan. Kami banyak mendapatkan laporan dari kawan-kawan bahwa ternyata memang di sini mereka memiliki kinerja yang cukup tinggi," pungkasnya.
Dengan performa yang terjaga ini, PPIH Arab Saudi optimis dapat terus memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah haji hingga akhir operasional nanti.
(lus/lus)











































Komentar Terbanyak
Tega! Oknum KBIH Diduga Tipu 140 Jemaah Haji, Transaksi hingga Rp 1,4 M
Cegah Korupsi, MUI Usul MBG Pakai Dapur Pesantren dan Benahi Pejabat BGN
MUI Minta Pelaku LGBT Dihukum Lebih Berat dari Perzinaan