Panduan Lengkap Sholat Tahajud: Niat, Tata Cara dan Doa Mustajab

Langkah Emas Raih Kemenangan

Panduan Lengkap Sholat Tahajud: Niat, Tata Cara dan Doa Mustajab

Tia Kamilla - detikHikmah
Jumat, 27 Feb 2026 20:45 WIB
sholat tahajud
Foto: istock
Jakarta -

Sholat tahajud menjadi salah satu ibadah sunnah yang istimewa dalam Islam. Ibadah ini dikerjakan pada sepertiga malam terakhir dan dikenal sebagai waktu yang penuh keberkahan serta mustajab untuk berdoa.

Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman tentang anjuran mengerjakan sholat malam tahajud sebagai ibadah tambahan selain sholat wajib yang tercantum dalam surah Al-Isra ayat 79,

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wa minal-laili fa tahajjad bihī nāfilatal lak(a), 'asā ay yab'aṡaka rabbuka maqāmam maḥmūdā(n).

Artinya: "Pada sebagian malam lakukanlah salat tahajud sebagai (suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji."

ADVERTISEMENT

Lantas, bagaimana niat, tata cara, serta doa mustajab setelah sholat tahajud? Berikut panduan lengkapnya yang bisa menjadi rujukan.

Pengertian dan Waktu Paling Utama Sholat Tahajud

Menukil dari buku The Miracle Of Night Shalat Tahajjud karya Ustadz Hasan Albany, sholat tahajud adalah sholat sunnah yang dilakukan pada malam hari. Sholat ini juga dikenal dengan nama sholat lail atau qiyamul lail. Sedangkan di bulan Ramadan, sholat malam ini disebut Tarawih atau Qiyamu Ramadan. Rasulullah SAW pun menganjurkan umat Islam untuk membiasakan diri melaksanakan sholat tahajud.

Waktu paling utama sholat tahajud adalah pada sepertiga malam terakhir, biasanya sekitar pukul 01.30 hingga menjelang Subuh. Mengutip buku The Miracle of Sholat (Keajaiban Sholat dalam Kesehatan), waktu ini dianggap terbaik karena lebih tenang dan mustajab untuk berdoa.

Secara umum, malam dibagi menjadi tiga bagian untuk sholat tahajud:

1. Sepertiga malam pertama: sekitar pukul 20.30-23.00

2. Sepertiga malam kedua: sekitar pukul 23.00-01.30

3. Sepertiga malam terakhir: sekitar pukul 01.30 hingga menjelang Subuh, waktu yang paling utama untuk sholat tahajud

Selain itu, merujuk buku Fikih 4 karya Siti Khomisil Fatatil Aqillah dan Kiki Rejeki, sholat tahajud bisa dikerjakan setelah sholat Isya hingga masuk waktu Subuh, dengan catatan dilakukan setelah tidur terlebih dahulu.

Sholat tahajud sangat dianjurkan karena di sepertiga malam terakhir doa lebih mustajab. Suasana yang tenang memudahkan umat Islam khusyuk, memohon ampunan, dan petunjuk kepada Allah SWT.

Niat Sholat Tahajud 2 Rakaat

Dikutip dari buku Fikih 4 oleh Siti Khomisil Fatatil Aqillah, berikut ini adalah niat sholat Tahajud dua rakaat yang bisa dibaca,

أَصَلَّى سُنَّةَ التَّهَجُدِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى اللهُ أَكْبَرُ

Arab Latin: Ushalli sunnata-t-tahajjudi rak'ataini lillaahi ta'ala. Allahu akbar.

Artinya: "Saya berniat mengerjakan sholat sunnah tahajud dua rakaat karena Allah Ta'ala. Allah Mahabesar."

Tata Cara Sholat Tahajud 2 Rakaat Sendiri

Tata cara sholat tahajud dua rakaat umumnya sama seperti melaksanakan sholat sunnah lainnya. Adapun tata cara sholatnya sebagai berikut:

1. Membaca niat sholat tahajud di dalam hati

2. Takbiratul ihram

3. Membaca doa iftitah

4. Membaca surah Al-Fatihah

5. Membaca surah pendek dari Al-Qur'an

6. Rukuk

7. I'tidal

8. Sujud pertama

9. Duduk di antara dua sujud

10. Sujud kedua

11. Berdiri untuk melanjutkan rakaat kedua

12. Membaca tasyahud akhir

13. Mengucapkan salam

Niat Sholat Tahajud 4 Rakaat

Sholat tahajud empat rakaat bisa dilakukan dengan dua cara, tergantung bagaimana kita melaksanakannya. Pertama, bisa dilakukan setiap dua rakaat salam, artinya setiap dua rakaat diniatkan dan diselesaikan dengan salam. Kedua, bisa dilakukan sekali langsung empat rakaat salam, yakni niat untuk empat rakaat sekaligus, lalu salam di akhir.

Berikut niat sholat tahajud setiap dua rakaat salam,

أَصَلَّى سُنَّةَ التَّهَجُدِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى اللهُ أَكْبَرُ

Arab Latin: Ushalli sunnatattahajjudi rak'ataini lillaahi ta'ala. Allahu akbar.

Artinya: "Saya berniat mengerjakan sholat sunnah tahajud dua rakaat karena Allah Ta'ala. Allah Mahabesar."

Adapun niat sholat Tahajud tiap empat rakaat salam adalah,

أصَلَّى سُنَّةَ التَّهَجُدِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunatattahajjudi arba'a raka'aatin lillahi ta'ala

Artinya: "Aku niat shalat sunat Tahajud empat rakaat karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Sholat Tahajud 4 Rakaat Sendiri

Adapun tata cara sholat tahajud empat rakaat yang dikerjakan sendiri di rumah adalah:

1. Membaca niat sholat tahajud di dalam hati

2. Takbiratul ihram

3. Membaca doa iftitah

4. Membaca surah Al-Fatihah

5. Membaca surah pendek dari Al-Qur'an

6. Rukuk

7. I'tidal

8. Sujud pertama

9. Duduk di antara dua sujud

10. Sujud kedua

11. Berdiri untuk melanjutkan rakaat kedua hingga keempat

12. Membaca tasyahud akhir

13. Mengucapkan salam

Niat Sholat Tahajud 8 Rakaat

Sholat tahajud 8 rakaat dilakukan dengan 4 kali salam (setiap 2 rakaat salam). Niatnya sama dengan sholat tahajud biasa, dilafalkan setiap akan memulai 2 rakaat. berikut bacaannya,

أَصَلَّى سُنَّةَ التَّهَجُدِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى اللهُ أَكْبَرُ

Arab Latin: Ushalli sunnatattahajjudi rak'ataini lillaahi ta'ala. Allahu akbar.

Artinya: "Saya berniat mengerjakan sholat sunnah tahajud dua rakaat karena Allah Ta'ala. Allah Mahabesar."

Tata Cara Sholat Tahajud 8 Rakaat Sendiri

Berikut ini adalah tata cara sholat tahajud delapan rakaat pada setiap dua rakaat adalah sebagai berikut:

1. Membaca niat sholat tahajud di dalam hati

2. Takbiratul ihram

3. Membaca doa iftitah

4. Membaca surah Al-Fatihah

5. Membaca surah pendek dari Al-Qur'an

6. Rukuk

7. I'tidal

8. Sujud pertama

9. Duduk di antara dua sujud

10. Sujud kedua

11. Berdiri untuk melanjutkan rakaat kedua

12. Membaca tasyahud akhir

13. Mengucapkan salam

Setelah salam di rakaat kedua, sholat dilanjutkan lagi dengan dua rakaat berikutnya hingga mencapai total delapan rakaat. Dengan begitu, sholat tahajud delapan rakaat dilakukan empat kali dua rakaat.

Doa Mustajab Sholat Tahajud

Setelah menyelesaikan sholat tahajud dengan salam, umat Islam dianjurkan untuk berdoa. Waktu sepertiga malam adalah momen yang istimewa karena doa pada saat ini sangat mustajab.

Mengutip dari buku Fikih 4 sebelumnya, berikut salah satu lafaz doa yang dianjurkan setelah sholat tahajud,

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أنْتَ مَالِكُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُورُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءَكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِتُونَ حَقٌّ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حق وَالسَّاعَةُ حَقٌّ اللَّهُمَّ لَكَ اسْلَمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْكَ انَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَإِلَيْكَ حاكمتُ فَاغْفِرْلِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَنْتَ اعْلَمُ بِهِ مِنِّي أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَانتَ الْمُؤْخِّرُ لا إله إلا أنت, وَلا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إلا بالله

Arab Latin: Allahumma lakal hamdu anta qoyyumus samawati wal ardhi wa man fihinna, wa lakal hamdu anta malikus sama wati wal ardhi wa man fihinna, wa lakal hamdu anta nurus samawati wal ardhi wa man fihinna, wa lakal hamdu antal haqqu, wa wa'dukal haqqu, wa liqaa'uka haqqu, wa qaulukal haqqun, wal jannatu haqqun, wannaru haqqun, wan-nabiyyuna haqqun, wa Muhammadun shallallahu 'alaihi wa sallam haqquw wassaa'atu haqqun. Allahumma laka aslamtu, wa bika amantu, wa'alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wabika khashamtu, wa ilaika hakamtu, faghfirli ma qaddamtu, wa ma akhkhartu, wama asrartu, wamaa a'lantu, wama anta a'lamu bihi minni, anta; muqoddimu wa antal mu'akhkhiru la ilaha anta, wala haula wa la quwwata illa billah.

Artinya: "Ya Allah, bagi-Mu segala puji, Engkaulah yang mengurus langit dan bumi serta semua makhluk yang ada pada keduanya. Dan bagi-Mu segala puji, Engkau Raja langit dan bumi beserta semua makhluk yang ada pada keduanya. Dan bagi- Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi beserta semua makhluk yang ada pada keduanya. Dan bagi-Mu segala puji, Engkau Maha Benar, janji-Mu adalah benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, ucapan-Mu adalah benar, surga adalah benar, neraka adalah benar, para nabi adalah benar dan Nabi Muhammad SAW adalah benar serta hari kiamat adalah benar."

Anjuran Menutup Sholat Tahajud dengan Sholat Witir

Rasulullah SAW menganjurkan agar sholat tahajud ditutup dengan sholat Witir. Dalam buku The Miracle of Night Shalat Tahajjud dijelaskan bahwa sholat Witir merupakan sholat sunah dengan jumlah rakaat ganjil. Rakaat paling sedikit adalah satu dan paling banyak sebelas rakaat.

Dalam pelaksanaannya, sholat Witir tidak menggunakan tasyahud awal dan langsung diakhiri dengan tasyahud akhir, seperti pada Witir satu atau tiga rakaat. Hukum sholat Witir adalah sunah muakkad, yaitu ibadah yang sangat dianjurkan. Anjuran ini berdasarkan riwayat dari Abu Hurairah RA yang berkata,

"Kekasihku Rasulullah mewasiatkan kepadaku tiga hal, yaitu puasa tiga hari setiap bulan, dua rakaat sholat Dhuha, dan sholat Witir sebelum tidur." (HR Jama'ah)

Dalam riwayat Abu Ayyub Al-Anshari, Rasulullah SAW juga bersabda,

"Sholat Witir adalah hak bagi setiap muslim, maka siapa yang ingin mengerjakan lima rakaat maka kerjakanlah, siapa yang ingin mengerjakan tiga rakaat maka kerjakanlah, dan siapa yang ingin mengerjakan satu rakaat maka kerjakanlah." (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, dan Nasa'i.)

Adapun waktu pelaksanaan sholat Witir adalah sepanjang malam setelah sholat Isya hingga sebelum sholat Subuh. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW,

"Sesungguhnya Allah telah menambahkan untuk kalian satu sholat yaitu sholat Witir. Karenanya, kerjakanlah sholat Witir antara sholat Isya hingga sholat Subuh." (HR. Ahmad dari Abu Bashrah)




(lus/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads