PNS Bogor Tewas Usai Selamatkan Bocah Tenggelam di Pantai Tasikmalaya

PNS Bogor Tewas Usai Selamatkan Bocah Tenggelam di Pantai Tasikmalaya

Deden Rahadian - detikJabar
Selasa, 24 Mar 2026 10:03 WIB
ilustrasi
ilustrasi orang tenggelam. Foto: Dok.BeritaKlik
Tasikmalaya -

Libur Hari Raya Idulfitri masih berlangsung. Wisatawan memadati objek wisata di berbagai daerah. Selain pegunungan dan wahana permainan air, lokasi pantai masih menjadi primadona bagi wisatawan untuk menghabiskan libur akhir pekan.

Pengunjung tentu harus berhati-hati saat berwisata di pantai. Peristiwa yang terjadi di Pantai Padabumi, Pamoyanan, Cimanuk, Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, jangan sampai terulang kembali.

Seorang pria dewasa tewas usai tenggelam. Korban meninggal dunia diketahui bernama Iyep Yudiana (47), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Bogor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Benar terjadi kecelakaan laut satu pengunjung tewas tenggelam. Sempat dibawa ke layanan medis namun nyawanya tidak tertolong," kata Kapolsek Cikalong AKP Maman kepada detikjabar, Selasa (24/3/2026).

ADVERTISEMENT

Korban tewas saat berusaha menyelamatkan seorang anak kecil yang nyaris terbawa arus. Anak yang terseret arus tersebut bernama Panji Raspati (7), pelajar asal Cianjur.

"Tim SAR Pokdarwis Pantai Padabumi segera melakukan evakuasi dan pertolongan pertama. Iyep Yudiana dinyatakan meninggal dunia, sementara anak yang diselamatakan berhasil lolos dari maut dilarikan ke RS KHZ Musthafa Singaparna," kata Maman.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, awalnya korban Panji bersama keluarganya berenang di Pantai Padabumi. Panji sempat diperingatkan kakaknya untuk tidak berenang menjauhi bibir pantai. Namun, Panji tidak mengindahkan peringatan tersebut hingga terseret arus.

"Korban yang selamat ini berenang sama dua anak lainnya, sama kakaknya di ingatkan agar tidak terlalu ke tengah namun sang adik mengatakan bahwa airnya dangkal dan tidak menghiraukan teguran tersebut. Dia ini terus berenang agak ketengah diperkirakan sekitar 10 meter dari bibir pantai. Alhasil Panji Raspati terseret ombak dan berteriak meminta tolong," kata Maman.

Peristiwa ini diketahui oleh Iyep dan ayah kandung Panji bernama Bambang Purnama. Iyep sontak berlari berusaha menyelamatkan korban. Tim SAR dan Pokdarwis pun segera melakukan upaya pertolongan.

"Pada jarak sekitar 20 meter dari pantai tim SAR menjangkau kedua orang korban, di mana Iyep Yudiana masih terlihat bergerak dan memegang Panji Raspati. Namun, karena mereka hanya membawa satu buah ban, maka yang pertama dievakuasi menuju pantai adalah Panji," kata Maman.

"Kemudian tim SAR mengikat badannya menggunakan tali tambang dan berenang kembali untuk menyelamatkan saudara Iyep Yudiana, dan segera menarik kedua orang tersebut ke pinggir pantai. Terhadap Panji Raspati dan Iyep Yudiana telah dilakukan upaya untuk menyadarkan kedua korban dengan cara memberikan napaas buatan dan CPR. Bersama pihak keluarga dibantu oleh personel Polri yang datang ke lokasi nyawa panji diselamatkan, sementara Iyep meninggal," kata Maman.

Jasad korban telah dibawa pihak keluarga untuk dikebumikan di kampung halamannya. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada saat berwisata. Patuhi rambu larangan dan peringatan petugas di lapangan.

(sud/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads