Bupati Bandung Jamin Biaya Korban Penyekapan di RSHS

Bupati Bandung Jamin Biaya Korban Penyekapan di RSHS

Yuga Hasani, Wisma Putra - detikJabar
Senin, 22 Jun 2026 20:16 WIB
Bupati Bandung Dadang Supriatna
Bupati Bandung Dada Supriatna (Foto: Istimewa).
Kabupten Bandung -

Bupati Bandung Dadang Supriatna memastikan korban penyekapan berinisial YTR (29) dirawat hingga pulih di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS). Seluruh biaya pengobatan dan pemulihan akan ditanggung oleh pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Dadang usai menjenguk korban di RSHS Kota Bandung, Senin (22/6/2026). Pihaknya pun menyampaikan rasa duka yang mendalam atas peristiwa yang dialami korban.

"Saya sangat prihatin. Atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung, saya turut berdukacita dan berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali," ujar Dadang, dalam keterangan yang diterima detikJabar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dadang menjelaskan, pihaknya terus berdiskusi dengan tim dokter yang menangani pasien tersebut. Seluruh pembiayaan korban akan sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah.

"Tentunya pelayanan dan pemulihan korban akan terus dilakukan oleh Rumah Sakit Hasan Sadikin. Secara administrasi maupun teknis, semuanya akan kita urus bersama-sama," katanya.

ADVERTISEMENT

Dadang mengungkapkan, saat ini korban tengah beristirahat di ruang isolasi dengan didampingi ayah dan ibunya. Menurutnya, kondisi korban sudah mulai membaik.

"Setelah pulih dan kembali ke rumah, rencananya akan ada tindakan lanjutan yang nanti dijelaskan oleh tim medis. Namun secara pribadi, saya melihat kondisinya sudah menunjukkan perkembangan yang lebih baik. Terkait pembiayaan, kami akan membantu mengurusnya sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku," jelasnya.

Ia mengaku mendengarkan secara langsung kronologi aksi pelaku terhadap korban dari orang tuanya. Kata dia, peristiwa tersebut menjadi peringatan bagi warga Kabupaten Bandung.

"Secara teknis dan medis juga sudah disampaikan. Saya menguatkan pihak korban dan keluarga agar tetap tabah menghadapi cobaan ini. Semoga diberikan kesabaran dan kesehatan kembali," ucapnya.

Dadang meminta pihak kepolisian agar segera menyelesaikan kasus tersebut dan menangkap pelaku. Pasalnya, saat ini pelaku masih berkeliaran dan dalam pengejaran polisi.

"Saya juga meminta kepada Polda Jawa Barat untuk segera menyelesaikan kasus ini, membantu mengungkap serta menangkap pelaku yang tentunya sangat mengerikan. Dari penyampaian orang tua korban tadi, peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi Jawa Barat," bebernya.

Dadang mengimbau agar kasus tersebut menjadi peringatan bagi semua pihak supaya peka terhadap kondisi di sekitar. Para orang tua pun diminta kembali menjaga anak-anak mereka agar tidak lengah.

"Saya mengimbau kepada warga Kabupaten Bandung khususnya agar tidak lengah, tetap waspada, dan meningkatkan kepekaan sosial. Jangan sampai terjadi kejadian serupa. Ini merupakan suatu warning bagi kita semua untuk saling mengingatkan. Kepekaan sosial sangat diperlukan," pungkasnya.

Sementara itu, Direktur SDM dan Pendidikan RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, dr. Fitra Hergyana, menyampaikan bahwa pihak rumah sakit telah membentuk tim kesehatan untuk menangani korban secara komprehensif.

"Secara medis, alhamdulillah kami telah membentuk tim yang menangani kesehatan pasien. Saat ini kondisinya sudah jauh lebih baik dan mudah-mudahan dapat segera pulih," kata dr. Fitra.

Fitra menambahkan, proses perawatan akan terus dilakukan sesuai kebutuhan medis pasien hingga dinyatakan cukup stabil untuk melanjutkan rangkaian pemulihan berikutnya.

Dedi Mulyadi Minta Wanita Jabar Waspada

Sementara itu, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengaku prihatin dengan adanya kejadian ini. Berkaca pada kejadian ini, Dedi minta warga Jabar, khususnya kaum perempuan untuk waspada.

"Dan yang paling utama adalah ngingetin kepada seluruh kaum perempuan yang ada di Jawa Barat dan di Indonesia. Sekarang itu kan peristiwa seperti ini pasti banyak terjadi," kata Dedi saat keluar di Gedung MCHC RSHS, Senin (22/6/2026).

Dedi juga minta kepada keluarga untuk berhati-hati dengan kejadian ini.

"Hati-hati, waspada. Pergi dengan laki-laki agar ditemani keluarganya. Sudah, titik. Itu penting," tegas Dedi.

Dedi juga minta Polda Jabar untuk segera menangkap pelaku.

"Sudah kami komunikasi dengan jajaran Polda. Saya yakin tidak akan lama lagi pelakunya tertangkap," ujar Dedi.

Dedi juga sebut juga dia sudah komunikasi dengan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan.

"Ya kan sudah, saya yakin Pak Kapolda dan seluruh timnya tidak akan lama lagi pelakunya bisa ditangkap," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Dijanjikan Kompensasi oleh KDM, Puluhan Kios Liar Jalur Puncak Dirobohkan"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads