PT Kereta Api Indonesia Pariwisata (KAI Wisata) berencana untuk menghadirkan museum mini, di Stasiun Garut. Nantinya, beragam sejarah kereta api dari Jawa Barat bakal kumpul di sini.
Hal tersebut diungkap Dirut KAI Wisata, Raden Agus Dwinanto, saat meninjau perjalanan KA Papandayan Panoramic menuju Stasiun Garut, Jumat, (19/6/2026).
"Kami berencana untuk membuka museum mini berisi koleksi kereta api di Stasiun Garut," ungkap Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus menjelaskan, ide tersebut digagas atas dasar tren wisatawan yang datang dari Jakarta menuju Garut menggunakan kereta api, terus meroket naik.
Pada periode Januari hingga Mei 2026, volume pelanggan rute Papandayan (Gambir-Bandung-Garut pp) tercatat mencapai 10.868 pelanggan dengan tingkat okupansi rata-rata di atas 100 persen.
"Capaian ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin tertarik menikmati perjalanan wisata berbasis kereta api," katanya.
Di museum mini yang akan direalisasikan tahun ini, kata Agus, nantinya akan memuat beragam koleksi kereta api, dan sejarah jalur hingga stasiun, dari seluruh Jawa Barat.
Selain mengaktivasi museum mini di Stasiun Garut, KAI Wisata juga saat ini berencana untuk menjajaki kolaborasi dengan agen travel lokal, untuk menawarkan paket-paket menarik berwisata di Garut.
"Kami ingin kereta api yang melayani wisatawan ini terintegrasi dengan pelaku usaha lokal. Bagaimana kita bisa menawarkan opsi terbaik untuk wisatawan yang datang," katanya.
KAI Wisata juga di momen libur panjang yang akan datang berencana untuk mengaktivasi beragam promo untuk para penumpangnya, yang akan berlibur.
"KAI Wisata akan terus mendukung pengembangan destinasi wisata di berbagai daerah melalui layanan dan pengalaman perjalanan yang berkualitas," pungkas Agus.
(dir/dir)
