Tunggu Kabar, Keluarga Hariadi Kru Pesawat ATR 42-500 Gelar Pengajian

Tunggu Kabar, Keluarga Hariadi Kru Pesawat ATR 42-500 Gelar Pengajian

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Jumat, 23 Jan 2026 18:53 WIB
Tim SAR gabungan menggotong kantong berisi jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 menuju mobil ambulans usai dilakukan pelabelan di Posko AJU Tompo Bulu, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, Kamis (22/1/2026). Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah korban ketiga kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak pada Sabtu (17/1) ke Posko AJU Tompo Bulu dan langsung dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Makassar untuk diidentifikasi. ANTARA FOTO/Arnas Padda/tom.
Tim SAR menggotong kantong jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Posko AJU Tompo Bulu, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, Kamis (22/1/2026). Foto: ANTARA/ARNAS PADDA
Karanganyar -

Keluarga Hariadi, salah satu kru pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan, hingga kini masih menanti kabar resmi terkait hasil pencarian korban insiden tersebut. Pihak keluarga di Karanganyar juga menggelar pengajian atau doa bersama.

Diketahui, Hariadi (46) ialah warga Perumahan Puri Kahuripan 3, Ketua RT 003/RW 008, Desa Jati, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar. Ia bekerja sebagai Flight Operation Officer (FOO) pesawat ATR 42-500 milik maskapai Indonesia Air Transport.

Sebelumnya, Hariadi berangkat dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta menggunakan pesawat ATR 42-500 pada Sabtu (17/1) pagi. Namun sekira pukul 14.00, Istri Hariadi, Rira, mendapat kabar bahwa pesawat yang dinaiki suaminya hilang kontak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir detikSulsel, tim SAR gabungan berhasil menemukan satu lagi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 pada Jumat (23/1). Korban yang ditemukan merupakan korban ke-10 atau yang terakhir.

Rumah Hariadi, kru pesawat ATR 42-500, di Desa Jati, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jumat (23/1/2026).Rumah Hariadi, kru pesawat ATR 42-500, di Desa Jati, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jumat (23/1/2026). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng

ADVERTISEMENT

Menurut Ketua RT 003 Desa Jati, Karanganyar, Rudi Hermawan, pihak keluarga Hariadi sampai saat ini masih menunggu kabar pasti terkait insiden tersebut. Sebab, kata dia, tim SAR belum merilis semua data atau nama-nama korban yang telah ditemukan.

"(Hariadi sudah ditemukan?) Sampai saat ini keluarga belum mendapatkan kabar," kata Rudi saat dihubungi detikJateng, Jumat (23/1/2026).

Rudi mengatakan, ada perwakilan pihak keluarga Hariadi yang menunggu di Posko SAR Gabungan. Perwakilan keluarga tersebut juga belum memberikan kabar pasti tentang sosok Hariadi.

"Untuk orang tua dan istri Mas Hariadi ada di rumah, masih menunggu kabar pasti," ucap dia.

Rudi menjelaskan, pihak keluarga Hariadi sudah menggelar doa bersama selama tiga hari terakhir. Dari pantauan detikJateng, di depan rumah Hariadi sudah dipasangi tenda.

"(Tenda sudah dipasang?) Sudah sekitar 4 hari, untuk pengajian itu. Belum ada persiapan apapun, masih menunggu kabar resmi," jelasnya.

Rudi menambahkan, kondisi istri Hariadi, Rira, sudah semakin membaik. Bahkan pihak kepolisian sempat melakukan pengecekan terhadap kondisi Rira. Hingga saat ini, pihak keluarga Hariadi belum berkenan memberi keterangan kepada awak media.




(dil/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads