Sopir Diduga Ngantuk, 2 Mobil Pemudik Nyungsep ke Parit Tol Boyolali

Sopir Diduga Ngantuk, 2 Mobil Pemudik Nyungsep ke Parit Tol Boyolali

Jarmaji - detikJateng
Rabu, 25 Mar 2026 17:31 WIB
Mobil pemudik masuk ke parit dalam kecelakaan KM 474 jalan Tol Semarang-Solo, Rabu (25/3/2026).
Mobil pemudik masuk ke parit dalam kecelakaan KM 474 jalan Tol Semarang-Solo, Rabu (25/3/2026). Foto: dok. Satlantas Polres Boyolali
Boyolali -

Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan Tol Semarang-Solo, wilayah Boyolali siang hari tadi. Terdapat dua mobil pemudik yang terlibat kecelakaan dan masuk ke parit.

Kecelakaan tersebut terjadi di jalan Tol Semarang-Solo, jalur B atau dari arah Solo menuju Semarang. Tepatnya di KM 474 wilayah Desa Selodoko, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, sempat mengakibatkan penumpukan arus lalu lintas dalam arus balik libur Lebaran ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasatlantas Polres Boyolali, Tri Afandi, membenarkan adanya kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut. Kecelakaan terjadi diduga akibat pengemudi mengantuk sehingga hilang kendali.

"(Penyebab laka) Karena ngantuk juga itu. Penyebab rata-rata ngantuk, tabrak belakang," kata AKP Tri Afandi kepada detikJateng Rabu (25/3/2026).

ADVERTISEMENT

Mobil berwarna putih itu kemudian dievakuasi oleh truk derek dan dibawa ke exit tol Tingkir, Salatiga.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali, Iptu Bambang Nova, mengatakan tidak ada kerusakan sarana tol serta tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

"Tidak ada kerusakan sarana tol. Korban nihil," jelas Bambang.

Dia juga membenarkan mobil yang kecelakaan itu merupakan pemudik dari Blitar tujuan Cirebon. "Iya pak (pemudik). Mau ke Cirebon dari Blitar," tambah dia.

Dari pantauan detikJateng, sekitar pukul 12.30 WIB, kendaraan yang terlibat kecelakaan itu sudah selesai dievakuasi. Mobil warna putih tampak mengalami kerusakan pada bodi khususnya di samping kiri.

Mobil itu ditarik truk derek jalan tol menuju exit Tingkir, Salatiga. Sedangkan, satu mobil lainnya masih bisa dikemudikan.




(par/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads