RIF alias Dito (25), jambret sadis yang membacok perempuan di Halmahera Raya, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, diringkus di sebuah konter hape di wilayah Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang. Dito ditangkap saat hendak membeli kartu perdana.
Video penangkapan itu viral, salah satunya diunggah dalam akun Instagram @liputan.magelang. Dalam unggahan tersebut diberi keterangan,"Detik-detik penangkapan pelaku begal sadis di Bandongan, Magelang. Team gabungan kepolisian Semarang bersama Opsnal Sat PPA PPO Polrestabes Semarang berhasil menangkap eksekutor pelaku begal sadis TKP Jl Halmahera korban perempuan (video viral).
Pelaku sdr RIF alias (DITO) eksekutor (yang bac*k korban) umur 25 th alamat Kuningan Semarang Utara Kota Semarang yang merupakan Residivis (3 kali masuk penjara kasus curanmor dan jambret) berhasil ditangkap di Jl Kaliangkrik-magelang kab Magelang pada hari Selasa tanggal 7 April 2026 jam 10.25 wib. Sedangkan pelaku saat ini diamankan di Polrestabes Semarang untuk penyidikan lebih lanjut," tulis dalam akun seperti dilihat detikJateng, Jumat (10/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjaga konter Rocket Cell, Rizki Fadilah (25), mengungkap penangkapan dilakukan saat itu pada Selasa (7/4) sekitar pukul 10.00 WIB. Terduga pelaku ditangkap saat membeli kartu baru di deretan ruko Pasar Anyar Bandongan.
"Dia mau beli kartu. Terus di sini mau milih, terus langsung datang (polisi menangkap)," kata Rizki saat ditemui detikJateng.
Penangkapan pelaku pembacokan, Dito (25), di Jalan Kaliangkrik-Magelang, Kabupaten Magelang, Rabu (8/4/2026). Foto: dok. Instagram @resmob_polrestabessemarang |
"Cuman 2 sampai 5 menitan. Baru datang duduk langsung ditangkap," sambung Rizki.
Rizki mengatakan, pelaku datang dengan sepeda motor yang tidak diketahui jenisnya karena parkir tidak di depan konter.
"Pertama kaget, langsung ditangkap. Tahu-tahu langsung dia disuruh tiarap," imbuhnya.
"Dari pihak polisi bilang kasus pembacokan di Semarang. Kalau polisi dari sini (Bandongan) kayaknya nggak ada. Iya (kartu perdana) baru milih, lihat-lihat terus langsung ditangkap," lanjutnya.
Rizki menambahkan, saat itu belum sempat transaksi membeli kartu perdana.
"Saya agak syok karena langsung ditangkap (tiarap) dibawa keluar. Saya lihat (video) di TikTok atau Instagram kan ada ternyata ramai," pungkasnya.
Diketahui, pelaku yang berinisial DBS alias Weng itu ditangkap pihak kepolisian di Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Senin (6/4) lalu. Kemudian, polisi juga menangkap pelaku pembacokan berinisial RIF alias Dito, yang melukai perempuan berinisial YH (30). RIF ditangkap Selasa (7/4) siang.
RIF yang merupakan eksekutor itu ditangkap Sat Reskrim Polrestabes Semarang di wilayah Magelang. Polisi juga mengamankan sebilah pisau yang digunakan untuk melukai korban.
Penangkapan kedua jambret itu dibenarkan Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena.
"Iya, semuanya sudah kita tangkap. Sementara masih kita dalami dulu," kata Andika saat dihubungi awak media, Selasa (7/4).
Dalam kejadian tersebut, dua perempuan menjadi korban begal oleh orang tak dikenal di Kecamatan Semarang Timur. Korban yang hendak mencegah begal itu justru jadi korban pembacokan.
Kapolsek Semarang Timur, Iptu Andy mengatakan, peristiwa terjadi Minggu (5/4) pagi. Ia menyebut, insiden terjadi saat korban hendak berangkat ke gereja.
"Minggu sekitar pukul 06.45 WIB saudari ACH (31), menjemput rekannya, YH (30), ke rumah untuk berangkat ke gereja bareng," kata Andy saat dihubungi detikJateng.
Saat menunggu di depan rumah, korban ACH didatangi dua orang tak dikenal yang langsung meminta barang bawaannya dengan memaksa. Pelaku meminta dompet dan ponsel milik korban ACH, dan korban sempat menyerahkan dompetnya.
"Kemudian korban YH menghampiri saudari ACH untuk membantu melawan. Namun YHA tergores senjata yang dibawa pelaku di bagian pelipis hingga pipi. Setelah itu pelaku melarikan diri," ujarnya.
Dalam kejadian tersebut, korban YH yang mengalami luka sayat di bagian pelipis hingga pipi kemudian dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.

