Pemkot Solo Sentil Estetika Baliho PB XIV Mangkubumi-Fadli Zon di Gladak

Pemkot Solo Sentil Estetika Baliho PB XIV Mangkubumi-Fadli Zon di Gladak

Tara Wahyu NV - detikJateng
Rabu, 10 Jun 2026 20:00 WIB
Baliho gambar Menbud Fadli Zon-Tedjowulan yang terpasang di sebarang baliho PB XIV Mangkubumi, Minggu (7/6/2026).
Baliho gambar Menbud Fadli Zon-Tedjowulan yang terpasang di sebarang baliho PB XIV Mangkubumi, Minggu (7/6/2026). Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng
Solo -

Keberadaan baliho bergambar SISKS Paku Buwono XIV Mangkubumi dan baliho bergambar Menbud Fadli Zon-KGPH Panembahan Agung Tedjowulan di Gladak, Solo, dinilai tidak sesuai dengan estetika kota. Hal ittu disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo, Maretha.

"Kalau dari sisi estetika kota, itu menjadi tidak bagus. Karena jika dilihat dari arah utara, estetika kotanya memang harusnya bebas dari baliho," ujar Maretha saat dihubungi detikJateng, Rabu (10/6/2026).

Maretha menjelaskan bahwa kawasan Gladak hingga Keraton merupakan koridor yang memiliki konsep visual terbuka. Keberadaan baliho di sisi kiri dan kanan jalan dianggap menutup kemegahan struktur cagar budaya yang ada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harusnya pandangan langsung masuk ke pintu gapuranya Gladak sampai ke Keraton. Konsepnya kan begitu. Tapi kalau ada baliho di kiri-kanannya, jadi kesannya tertutup," ucap dia.

ADVERTISEMENT

"Selama tidak merusak bangunannya, secara pengenaan cagar budaya memang tidak apa-apa. Tapi kalau dari estetika, itu tidak pas," imbuhnya.

Lebih lanjut, Maretha mengaku tidak pernah mendapatkan koordinasi maupun permohonan izin terkait pemasangan baliho-baliho di area cagar budaya nasional tersebut. Padahal, kawasan keraton merupakan area yang sensitif terhadap perubahan visual.

"Kami belum mendapatkan izin terkait dengan pemasangan balihonya. Tidak ada koordinasi sama sekali ke kami," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, baliho bergambar Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama Pelaksana Pelestari Pengembangan dan Pemanfaatan Keraton Solo, KPH Panembahan Agung Tedjowulan, beserta Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Gusti Moeng terpampang di Kawasan Gladak. Baliho tersebut berada di seberang baliho bergambar SISKS PB XIV Mangkubumi.

Dari pantauan detikJateng, baliho Fadli Zon, Tedjowulan dan Gusti Moeng berada di sisi kanan di gapura Jalan Paku Buwono. Dari baliho tersebut, ketiganya kompak memakai baju berwarna hijau.

Salah satu tukang becak yang berada di Kawasan Gladak, Teguh (50) mengatakan baliho tersebut dipasang pada hari Sabtu (6/6).

"Kalau ini (baliho) baru aja, kemarin. Duluan yang ini (baliho PB XIV Mangkubumi) dipasangnya," katanya ditemui di kawasan Gladak, Minggu (7/6).




(dil/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads