Begal Bersajam Sikat 2 Gelang Emas Milik Nenek-nenek di Klaten

Begal Bersajam Sikat 2 Gelang Emas Milik Nenek-nenek di Klaten

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Kamis, 11 Jun 2026 13:54 WIB
Polisi saat mendatangi korban begal di Klaten, Kamis (11/6/2026)
Polisi saat mendatangi korban begal di Klaten, Kamis (11/6/2026). Foto: Dok Polres Klaten
Klaten -

Dua gelang emas milik Sri Sulastri (74) warga Dukuh Karanglo, Desa Jaten, Kecamatan Juwiring, Klaten raib digondol begal. Pelaku yang seorang diri membawa senjata tajam jenis sabit.

"Kejadiannya itu sekitar jam 08.30 WIB. Kondisi sedang sepi sini, pada kerja," ungkap tetangga korban Aditya Dwi Susanto (32) kepada detikJateng, Kamis (11/6/2026) siang.

Saat kejadian, kata Aditya, dirinya sedang di kebun barat rumah korban. Mendadak terdengar suara minta tolong dari jalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengar suara tolong-tolong saya kira anak kecil pada mainan, lalu saya tengok. Terus ada kejadian itu (perampasan)," terang Aditya.

ADVERTISEMENT

"Saya sempat tanya ke pelaku, ada masalah apa, Mas?. Dia (pelaku) malah menunjukkan sabit ditujukan kepada korban," lanjutnya.

Melihat pelaku membawa sabit, terang Aditya, dirinya memilih mundur mengambil jarak lalu pelaku kabur. Pelaku satu orang dengan motor Vario.

"Pelaku satu orang bawa motor Vario. Pakai masker, celana panjang, orangnya gemuk agak pendek," imbuhnya.

Lokasi kejadian perampasan gelang di jalan sepi tepi sawah Desa Jaten, Kecamatan Juwiring, Klaten.Lokasi kejadian perampasan gelang di jalan sepi tepi sawah Desa Jaten, Kecamatan Juwiring, Klaten. Foto: Achmad Husain Syauqi/detikJateng

Sri Sulastri menceritakan saat kejadian dirinya sedang membersihkan rumput di jalan depan rumah. Kemudian pelaku datang menanyakan alamat.

"Terus datang pelaku tanya KDMP itu mana saya tunjukkan dengan tangan itu. Langsung disahut, saya dipaksa menyerahkan gelang," katanya.

Pelaku, sebut Sri, kemudian mengeluarkan senjata tajam jenis sabit. Semula dirinya mau melepaskan tapi langsung ditarik.

"Langsung ditarik. Yang hilang dua gelang emas, 7 dan 4 gram," kata Sri yang pensiunan guru itu.

Lokasi kejadian dari pantauan detikJateng memang sepi. Rumah korban menghadap jalan di tepi sawah yang sepi dan lebarnya hanya sekitar 2-3 meter.

Kapolsek Juwiring AKP Nuril Asadi mengonfirmasi ada kejadian tersebut. Pelaku hanya satu orang dengan motor matik.

"Pelaku satu orang menggunakan motor matik. Yang hilang gelang emas tujuh dan empat gram senilai sekitar Rp 17 juta, ini masih penyelidikan," jelasnya.




(afn/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads