Penemuan dua mayat wanita di sebuah rumah di Desa Patikraja, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, masih menyisakan misteri. Diduga mereka korban pembunuhan. Sementara itu diketahui ada pria misterius tepergok keluar meninggalkan lokasi penemuan mayat keduanya.
Satu mayat wanita berusia sekitar 18 tahun, ditemukan di ruangan seperti gudang dalam kondisi bersimbah darah. Sedangkan mayat wanita lansia pemilik rumah, bernama Kartinah, ditemukan di dalam sumur.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 WIB. Sebelum penemuan kedua mayat tersebut, tetangga merasa curiga karena rumah milik lansia yang tinggal seorang diri ini tertutup pada pagi tadi. Padahal biasanya Kartinah rajin salat subuh berjemaah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 06.00 WIB, kondisi lampu teras rumahnya masih menyala. Akhirnya warga yang merasa curiga masuk ke dalam rumah Kartinah dan menjumpai laki-laki yang diduga cucu Kartinah sedang tertidur.
"Yang dicurigai masih tidur di dalam rumah. Terus dibangunin sama saudaranya. Ditanya mbahnya di mana, jawabnya pergi. Ditanya lagi, pokoknya pergi lah, sana cari sendiri," kata tetangga korban, Sudarmo saat ditemui wartawan, Jumat (12/6/2026).
Laki-laki ini kemudian pergi dan sempat dicegat oleh warga. Namun ia kemudian berhasil pergi dan belum diketahui keberadaannya hingga saat ini.
Kepala Dusun setempat, Zidney, mengatakan laki-laki berinisial D itu pergi mengendarai sepeda motor. D sempat menabrak kedua saudaranya.
"D ini cucunya Bu Kartinah, waktu itu dia keluar rumah naik sepeda motor langsung nabrak Bu Kartiwi sama sama suaminya, Pak Mujito. Bu Kartiwi kena kepalanya, terus Pak Mujito terjatuh," ujar dia.
Menurut Zidney, saat ditemukan mayat perempuan berusia sekitar 18 tahun itu bagian lehernya sudah tertutup kain. Saat itu sudah banyak warga yang berada di rumah Kartinah.
"Saya tadi lihatnya, maaf, lehernya udah ditutup kain. Itu yang jasad di kamar, perempuan yang saya tidak tahu identitasnya. Terus kemudian saya lihat kondisi Bu Kartinah sudah berada di dalam sumur, kelihatan kakinya," ujar dia.
Sementara itu Kapolsek Patikraja, AKP Eko Sutanto, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap peristiwa tersebut.
"Kami mendapatkan informasi, kemudian kami dari Polsek dan Inafis menuju ke TKP, kemudian melakukan olah TKP. Untuk proses selanjutnya, karena korban ada dua perempuan, masih dalam penyelidikan dari Polsek maupun Polresta Banyumas," kata Eko.
Ia menjelaskan, dua korban yang ditemukan masing-masing berinisial AA dan K.
"Untuk dua korban yang ditemukan, yang pertama inisial AA usia sekitar 18 tahunan. Kemudian yang satunya inisial K usia sekitar 80-an," jelasnya.
Menurut Eko, korban AA ditemukan di dalam sebuah ruangan yang jarang digunakan, sedangkan korban K ditemukan di dalam sumur.
"AA ditemukan di posisi sudah berada di sebuah kamar, tapi tidak dipakai, mungkin seperti gudang. Kemudian yang inisial K ditemukan di dalam sumur, sehingga kami harus melakukan evakuasi dengan meminta bantuan SAR Unit Banyumas," terangnya.
Hingga kini polisi masih mengumpulkan barang bukti dan mendalami identitas serta keterkaitan kedua korban dengan terduga pelaku. Polisi juga belum menyampaikan penyebab pasti kematian kedua korban karena proses penyelidikan masih berlangsung.
(dil/apl)