Pembunuh 2 Wanita di Patikraja Banyumas Ditangkap!

Pembunuh 2 Wanita di Patikraja Banyumas Ditangkap!

Anang Firmansyah - detikJateng
Jumat, 12 Jun 2026 17:18 WIB
Ilustrasi penangkapan, ilustrasi borgol
Foto: Ilustrasi pelaku pembunuhan di Banyumas ditangkap (A.Prasetia/BeritaKlik)
Banyumas -

Pelaku yang membunuh dua wanita di Desa Patikraja, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas ditangkap. Pelaku ditangkap oleh gabungan tim kepolisian kurang dari lima jam di wilayah Kabupaten Banjarnegara.

Kapolresta Banyumas, Kombes Petrus Silalahi, mengatakan usai menerima informasi adanya peristiwa ini, tim kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan memburu pelaku.

"Tidak lama setelah laporan masuk, tim langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial A alias D (24) di wilayah Banjarnegara," kata Petrus dalam keterangannya, Jumat (12/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petrus menjelaskan, terduga pelaku merupakan cucu dari salah satu korban berinisial K (81). Jasadnya ditemukan di dalam sumur rumahnya oleh warga pada pagi tadi.

"Jadi saat kejadian ada warga yang menjumpai D yang merupakan cucu K berada di dalam rumah. Saat hendak dimintai keterangan, yang bersangkutan justru melarikan diri menggunakan sepeda motor dan sempat menabrak warga," terangnya.

ADVERTISEMENT

Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Termasuk hubungan antara pelaku dengan korban berinisial AA (18) yang tidak dikenali oleh warga sekitar.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim Inafis Polresta Banyumas bersama tenaga medis, korban A ditemukan di dalam kamar samping rumah dengan sejumlah luka, di antaranya luka robek pada dagu, luka di bagian kepala, serta terdapat indikasi kekerasan pada leher," ujarnya.

Polisi kini masih mendalami motif dan kronologi pasti kejadian, termasuk mengumpulkan keterangan saksi saksi, hasil pemeriksaan forensik dan juga hasil otopsi guna mengungkap penyebab kematian kedua korban.

"Kami masih melakukan pendalaman terkait motif dan peran pelaku dalam peristiwa ini. Proses penyidikan terus berjalan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Patikraja, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, digegerkan dengan penemuan dua jasad perempuan di sebuah rumah pada Jumat (12/6). Salah satu korban ditemukan tewas di dalam sumur, sementara korban lainnya ditemukan bersimbah darah di dalam kamar.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 WIB saat tetangga korban datang ke rumah. Saat itu, seorang laki-laki yang diduga cucu pemilik rumah masih berada di dalam rumah.

Warga setempat, Sudarmo, mengatakan keluarga sempat menanyakan keberadaan sang nenek kepada laki-laki tersebut. Namun jawabannya justru menimbulkan kecurigaan.

"Yang dicurigai masih tidur di dalam rumah. Terus dibangunin sama saudaranya. Ditanya mbahnya di mana, jawabnya pergi. Ditanya lagi, pokoknya pergi lah, sana cari sendiri," kata Sudarmo kepada wartawan, Jumat (12/6).

Usai mendapat jawaban tersebut, laki-laki ini kemudian pergi dan sempat dicegat oleh warga. Namun ia kemudian berhasil pergi dan tidak diketahui keberadaannya.

Warga kemudian memeriksa setiap ruangan di rumah tersebut. Saat membuka salah satu kamar, mereka menemukan seorang perempuan muda dalam kondisi mengenaskan.

"Terus dibukakin setiap kamar. Ada orang perempuan bersimbah darah. Akhirnya geger, tetangga jadi tahu semua," ujarnya.

Warga kemudian berupaya mencari keberadaan pemilik rumah yang diketahui bernama Kartinah. Pencarian mengarah ke sumur yang berada di sekitar rumah setelah warga melihat penutup sumur dalam kondisi terbuka.

"Jadi tahunya si Mbah ini di sumur, dicari sama warga, ditelusuri. Terus lihat sumur tutupnya terbuka jadi curiga. Tambah siang jadi kelihatan, terus disorot pakai senter jadi kelihatan," ungkapnya.

Menurut Sudarmo, Kartinah merupakan warga lanjut usia yang selama ini tinggal di rumah tersebut.

"Di rumah sini yang tinggal mbahnya tok, Bu Kartinah usianya sekitar 90-an, sudah sepuh," katanya.

Sementara perempuan muda yang ditemukan di dalam kamar tidak dikenali warga sekitar.

"Saya tidak tahu yang perempuan yang satu itu. Saya juga nggak pernah ngerti. Tapi masih muda kayaknya. Yang perempuan satu ini bukan orang sini, tidak dikenal," ujar Sudarmo.




(apu/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads