Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil berhasil digagalkan oleh seorang juru parkir (jukir) wanita lanjut usia di Jalan Ahmad Yani Brebes. Uang milik seorang nasabah bank Rp 3,6 M pun akhirnya terselamatkan.
Seorang nasabah bank di pusat kota Kabupaten Brebes nyaris menjadi korban kejahatan pencurian. Pada Senin (15/6) sekitar pukul 15.00 WIB, dua orang dengan mengendarai motor Vario memecah kaca mobil Pajero warna hitam milik nasabah itu dan berusaha mengambil uang yang disimpan di dalamnya.
Namun aksi tersebut digagalkan oleh juru parkir wanita lansia. Wanita bernama Kusriyati itu berteriak meminta pertolongan saat memergoki pelaku yang sedang beraksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan perbankan di Jalan Ahmad Yani, Brebes. Korban bernama Kliwon Alwawan, warga Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Brebes, saat itu baru mengambil uang tunai Rp 3,6 miliar dari salah satu bank.
Kliwon mengatakan, setelah keluar dari bank, dirinya merasa curiga karena beberapa pengendara sepeda motor terus mengikuti mobil yang dikemudikannya. Merasa tidak aman, korban kemudian menuju kantor bank lain yang tidak jauh dari kantor bank tempat ia mengambil uang.
Kliwon mengaku sengaja numpang parkir di tempat ramai untuk menghindari adanya kejahatan. Setiba di parkiran, Kliwon masuk ke kantor bank yang lokasinya bersebelahan untuk memastikan keadaan. Dia berharap, dua pemotor itu menjauh dan mengurungkan niatnya.
Namun saat korban masuk ke dalam bank, para pelaku justru langsung menjalankan aksinya. Salah seorang pelaku memecahkan kaca mobil Pajero Sport hitam milik korban dan mengambil bungkusan plastik berisi uang yang berada di dalam mobil.
Aksi tersebut kemudian diketahui oleh Kusriyati, wanita juru parkir yang bertugas di sekitar lokasi kejadian. Melihat peristiwa itu, ia langsung berteriak meminta pertolongan warga.
"Saya melihat ada orang memecah kaca mobil, lalu mengambil bungkusan plastik dari dalam mobil. Saya langsung teriak, pencuri...pencuri...," kata Kusriyati.
Teriakan Kusmayanti menarik perhatian warga sekitar. Situasi yang mendadak ramai membuat pelaku panik sehingga gagal membawa kabur uang yang telah diambil.
Menurut Kusriyati, pembonceng motor sempat terseret beberapa meter saat hendak membawa bungkusan yang sambil berpegangan pada motor yang melaju kencang.
Akibatnya, sebagian uang sempat tercecer di jalan sebelum akhirnya berhasil diamankan kembali. Pelaku kemudian kabur menggunakan sepeda motor ke arah barat dengan melawan arus.
"Uangnya sudah diambil, terus mau kabur setelah diteriaki. Pembonceng itu mau bawa uang sambil berusaha menaiki motor sampai terseret," lanjut Kusriyati.
Saksi lainnya, Jari, yang juga bekerja sebagai tukang parkir di kawasan perbankan tersebut juga mengaku sempat menaruh curiga terhadap seorang pria yang berada di atas sepeda motor Vario putih.
"Saya sempat tanya menunggu siapa. Tapi belum sempat dijawab, dia langsung kabur setelah mendengar teriakan maling dari warga," ungkap Jari.
Korban Kliwon yang mendengar teriakan warga segera keluar dari dalam bank dan mendapati kaca mobilnya telah pecah. Ia juga melihat uang miliknya berserakan di jalan.
"Saya langsung cek dan menghitung uang tersebut. Alhamdulillah masih utuh Rp 3,6 miliar sesuai jumlah yang saya ambil dari bank," kata Kliwon.
Tak lama setelah kejadian, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Brebes mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari korban dan para saksi.
Polisi kini memburu para pelaku yang diduga merupakan komplotan spesialis pencurian dengan modus pecah kaca kendaraan.
Sementara itu Kapolsek Brebes, AKP Prapto, membenarkan adanya kejadian ini.
"Bukan perampokan tapi pecah kaca mobil. Belum berhasil ngambil, tapi ketahuan, lari," ujarnya.
(dil/apl)
