Kocar-Kacir Maling Diteriaki Jukir Wanita, Gagal Gasak Rp 3,6 M dari Pajero

Kocar-Kacir Maling Diteriaki Jukir Wanita, Gagal Gasak Rp 3,6 M dari Pajero

Tim detikJateng - detikJateng
Selasa, 16 Jun 2026 07:00 WIB
Mobil Pajero milik nasabah bank di Brebes yang dipecah kacanya oleh kawanan pencuri, Senin (15/6/2026).
Mobil Pajero milik nasabah bank di Brebes yang dipecah kacanya oleh kawanan pencuri, Senin (15/6/2026). Foto: Imam Suripto/detikJateng
Solo -

Aksi heroik seorang juru parkir (jukir) wanita lanjut usia di Jalan Ahmad Yani Kabupaten Brebes berhasil menggagalkan pencurian bermodus pecah kaca mobil. Duo maling itu pun kocar-kacir setelah gagal menggondol uang Rp 3,6 miliar dari Pajero milik seorang nasabah bank.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (15/6) sekitar pukul 15.00 WIB. Awalnya, korban bernama Kliwon Alwawan, warga Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Brebes, baru mengambil uang tunai Rp 3,6 miliar dari salah satu bank di Brebes.

Kliwon mengatakan, setelah keluar dari bank, dirinya mencurigai beberapa pengendara sepeda motor yang terus mengikuti mobil yang dia kemudikan. Merasa tidak aman, korban lalu menuju kantor bank lain yang tidak jauh dari kantor bank tempat semula ia mengambil uang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kliwon mengaku sengaja numpang parkir di tempat ramai untuk menghindari kejahatan. Setiba di parkiran, Kliwon masuk ke kantor bank yang lokasinya bersebelahan untuk memastikan keadaan. Dia berharap,dua pemotor itu menjauh dan mengurungkan niatnya.

Saat korban masuk ke dalam bank, para pelaku ternyata langsung melancarkan aksinya. Salah seorang pelaku memecahkan kaca mobil Pajero Sport hitam milik korban dan mengambil bungkusan plastik berisi uang yang berada di dalam mobil.

ADVERTISEMENT

Namun, aksi maling itu dipergoki oleh Kusriyati, seorang juru parkir di lokasi. Wanita lansia itu sontak meneriaki maling itu. Ia juga berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

"Saya melihat ada orang memecah kaca mobil, lalu mengambil bungkusan plastik dari dalam mobil. Saya langsung teriak, pencuri...pencuri...," kata Kusriyati, Senin (15/6/2026).

Warga sekitar pun berdatangan setelah mendengar teriakan Kusriyati. Situasi yang mendadak ramai membuat pelaku panik sehingga gagal membawa kabur uang yang telah diambil.

Menurut Kusriyati, si pembonceng motor sempat terseret beberapa meter saat hendak membawa bungkusan sambil berpegangan pada motor yang melaju kencang.

Alhasil, sebagian uang sempat tercecer di jalan sebelum akhirnya berhasil diamankan kembali. Pelaku kemudian kabur menggunakan sepeda motor ke arah barat dengan melawan arus.

"Uangnya sudah diambil, terus mau kabur setelah diteriaki. Pembonceng itu mau bawa uang sambil berusaha menaiki motor sampai terseret," ujar Kusriyati.

Saksi lain yang juga bekerja sebagai tukang parkir di kawasan perbankan tersebut, Jari, juga sempat mencurigai seorang pria yang berada di atas sepeda motor Vario putih.

"Saya sempat tanya menunggu siapa. Tapi belum sempat dijawab, dia langsung kabur setelah mendengar teriakan maling dari warga," kata Jari.

Sementara itu, Kliwon yang mendengar teriakan warga segera keluar dari dalam bank dan mendapati kaca mobilnya telah pecah. Ia juga melihat sebagian uangnya berserakan di jalan.

"Saya langsung cek dan menghitung uang tersebut. Alhamdulillah masih utuh Rp 3,6 miliar sesuai jumlah yang saya ambil dari bank," kata Kliwon.

Menerima informasi tersebut, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Brebes mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari korban dan para saksi.

Kapolsek Brebes, AKP Prapto, membenarkan adanya kejadian ini.

"Bukan perampokan tapi pecah kaca mobil. Belum berhasil ngambil, tapi ketahuan, lari," ujarnya.

Polisi masih memburu para pelaku yang diduga merupakan komplotan spesialis pencurian dengan modus pecah kaca mobil.




(dil/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads