Detik-detik Pria Banyumas Bunuh Selingkuhan Usai Kepergok Habisi Nenek

Detik-detik Pria Banyumas Bunuh Selingkuhan Usai Kepergok Habisi Nenek

Anang Firmansyah - detikJateng
Senin, 15 Jun 2026 20:22 WIB
Ilustrasi tindakan kriminal
Ilustrasi kriminal. Foto: Getty Images/South_agency
Banyumas -

Pria inisial A alias D (24) membunuh neneknya berinisial K (81) dan kekasih gelapnya berinisial AA (18) di rumah K di Desa Patikraja, Kecamatan Patikraja, Banyumas. Warga Desa Kedungrandu, Patikraja, itu kemudian membunuh AA setelah wanita tersebut memergoki K yang terbaring.

Aksi pembunuhan pertama terjadi pada Kamis (11/6) sekitar pukul 19.30 WIB. Pelaku memukul korban menggunakan palu hingga terjatuh, kemudian mencekiknya menggunakan tali rafia hingga meninggal. Polisi menyebut pelaku membunuh neneknya demi menguasai barang dan uangnya.

Usai memastikan korban meninggal, pelaku membersihkan bercak darah di lokasi kejadian. Ia kemudian mengambil uang serta telepon genggam milik korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah itu, pelaku menghubungi perempuan berinisial A (18) yang diketahui merupakan selingkuhannya. Keduanya bertemu di wilayah Baturraden sebelum akhirnya menuju rumah korban pertama di Patikraja.

Dalam konferensi pers di Polresta Banyumas hari ini, Kapolresta Banyumas Kombes Petrus Silalahi menjelaskan, tersangka sudah beristri dan memiliki dua anak. Ia merupakan cucu dari korban K dan kekasih gelap AA. Tersangka membunuh dua korbannya menggunakan palu.

ADVERTISEMENT

"Jadi korban pertama yang dieksekusi adalah K pada Kamis (11/6) sekitar pukul 19.00 WIB menggunakan palu. Korban pertama dieksekusi menggunakan palu, setelah melaksanakan salat Isya," jelasnya, Senin (15/6/2026).

Usai membunuh, D kemudian sempat menutup wajah neneknya menggunakan sajadah dan meninggalkan di lokasi salat. Tersangka setelah itu keluar rumah untuk bertemu dengan selingkuhannya berinisial AA di Kelurahan Pabuwaran, Kecamatan Purwokerto Utara.

Mereka berdua kemudian sempat nongkrong di kawasan Baturraden. Di situlah tersangka tebersit menguasai harta milik AA dan mengajaknya untuk menginap di rumah orang tuanya yang sebenarnya itu merupakan rumah milik neneknya.

Sesampainya di rumah K, tersangka kemudian kembali memeriksa jasad korban yang berada di tempat salat. Di situ tersangka sempat mengabadikan wajah neneknya menggunakan ponsel yang dibawa.

"Kepada korban kedua, tersangka mengatakan bahwa kedua orang tuanya sedang tidur, sehingga rumah tampak sepi. Kemudian, pada pukul 00.30 WIB, tersangka sempat menuju ke ruang salat untuk memastikan posisi jenazah korban satu masih di tempat semula. Tersangka bahkan memfoto wajah korban satu setelah membuka sajadah yang menutupinya. Kemudian, menutupnya kembali," terang Petrus.

Menurut dia, sekitar pukul 02.00 WIB, tersangka mengajak korban AA berhubungan badan di dalam kamar neneknya. Setelah selesai, keduanya duduk di kursi depan televisi di ruang keluarga.

"Pada saat itulah, korban AA bertanya, ini rumah siapa? Dan tersangka menjawab, ini rumah milik orang tua tersangka. Tidak lama kemudian, AA melihat kaki korban satu yang terbaring di ruang salat dan bersikeras bertanya, siapa orang yang terbaring di sana?," jelas Petrus.

Merasa panik perbuatannya terbongkar, akhirnya tersangka mencari cara secepat mungkin untuk menghabisi AA.

"Tersangka mengambil palu yang masih diletakkan di atas kasur depan televisi. Sekitar pukul 02.30 WIB, pada saat AA berdiri tepat di depan ruang salat, tersangka langsung memukul korban di bagian dada kanan atas sebanyak satu kali menggunakan palu," ungkapnya.

Berselang setengah jam kemudian, ternyata korban kedua masih bergerak. Sehingga D menghabisi korban dengan cara keji dan mengabadikannya pakai ponsel miliknya.

Diberitakan sebelumnya, motif di balik pembunuhan sadis yang menewaskan dua perempuan di Desa Patikraja, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas akhirnya terungkap. Polisi menyebut pelaku berinisial A alias D (24) nekat menghabisi nyawa neneknya sendiri serta seorang perempuan yang merupakan selingkuhannya karena motif ekonomi.

Kapolresta Banyumas, Kombes Petrus Silalahi, melalui Kasat Reskrim Polresta Banyumas, AKP Ardi Kurniawan, mengatakan pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan intensif.

"Motifnya ekonomi. Jadi dia ingin menguasai barang dan uang milik neneknya. Karena dia datang minta uang tidak dikasih, neneknya malah mengungkit utangnya," kata Ardi saat dihubungi detikJateng, Sabtu (13/6).

Tersangka Kerja Sekuriti di Purwokerto

Kapolresta Banyumas, Kombes Petrus Silalahi mengatakan tersangka merupakan seorang sekuriti di salah satu pusat perbelanjaan di Purwokerto. Tersangka bekerja sejak Februari 2026.

"Tersangka sudah menikah dan punya dua anak. Tersangka bekerja sebagai sekuriti di salah satu pusat perbelanjaan di Purwokerto," kata Petrus saat ungkap kasus, Senin (15/6/2026).

Usai beberapa bulan bekerja, tersangka kemudian berkenalan dengan korban AA pada Bulan Mei lalu yang bekerja sebagai karyawan di pusat perbelanjaan tersebut. Mereka lalu menjalin hubungan asmara.

"Mereka bekerja di tempat yang sama. Korban kedua ini sebagai karyawan di pusat perbelanjaan tersebut. Baru kenal pada Bulan Mei," terangnya.

Namun baru berjalan satu bulan, tersangka kemudian merencanakan menghabisi korban AA untuk menguasai hartanya. Usai membunuh, tersangka kemudian mengambil sepeda motor Yamaha Aerox milik korban, ponsel dan perhiasan yang rencana bakal dijual.

Meski begitu polisi masih mendalami barang berharga yang didapat oleh tersangka bakal digunakan untuk apa. Saat disinggung apakah ada kaitannya dengan pinjaman online, polisi masih belum bisa menyimpulkan.

"Akan didalami terkait dengan dia terkait pinjol atau tidaknya," jelas Petrus.

Polisi hingga kini masih memeriksa secara intensif terhadap istri tersangka. Sebab usai membunuh tersangka memberi informasi kepada istrinya.

"Kepada istrinya mengatakan baru saja membunuh. Istrinya tahu. Sampai saat ini istrinya masih menjadi saksi. Waktu membunuh dia melakukan seorang diri," ujarnya.

Halaman 2 dari 2
(dil/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads