Peserta Konvoi Motor Keroyok Pemuda di Karangdowo Klaten Ditangkap

Peserta Konvoi Motor Keroyok Pemuda di Karangdowo Klaten Ditangkap

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Rabu, 01 Jul 2026 18:02 WIB
Lokasi pengeroyokan di gapura Dukuh Glagah, Desa Karangwungu, Karangdowo, Klaten, Minggu (21/6/2026).
Lokasi pengeroyokan di gapura Dukuh Glagah, Desa Karangwungu, Karangdowo, Klaten, Minggu (21/6/2026). Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
Klaten -

Polres Klaten mengungkap kasus pengeroyokan di Dukuh Glagah, Desa Karangwungu, Kecamatan Karangdowo, Klaten, yang dilakukan oleh peserta konvoi motor. Salah seorang pelaku pengeroyokan itu telah ditangkap.

"Sudah kita amankan satu. Kita terus melakukan pengembangan," ungkap Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Taufik Frida Mustofa kepada detikJateng, Rabu (1/7/2026).

Taufik mengatakan, pelaku mengakui perbuatannya. Selain mengamankan satu pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dalam kasus ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah, barang bukti sudah, (pelaku) juga mengakui. Pelaku saat ini kita amankan masih satu," ujar Taufik.

Menurut Taufik, dalam rekaman CCTV memang terlihat ada sejumlah orang di lokasi kejadian saat itu. Namun, tidak semua melakukan pemukulan.

ADVERTISEMENT

"Sebagian besar terlihat di CCTV, mengikuti, tapi tidak melakukan pemukulan. Pelaku ini dari Klaten saja," ucap Taufik. Namun, ia belum bersedia menjelaskan secara detail.

"Ya kelompok pemuda, dari Klaten. Kita masih terus pengembangan," imbuhnya.

Sementara itu kondisi korban pengeroyokan, inisial T (20), terus membaik. Dari foto yang dilihat detikJateng, korban tampak sudah bisa duduk.

Sebelumnya diberitakan, aksi pengeroyokan terjadi di Dukuh Glagah, Desa Karangwungu, Kecamatan Karangdowo, Klaten, Minggu (21/6/2026) dini hari. Sekelompok orang tak dikenal mengeroyok tiga pemuda setempat.

Akibat pengeroyokan itu, tiga remaja terluka dan satu orang bisa menyelamatkan diri. Satu korban inisial T (20) dirawat di ICU RS PKU Muhammadiyah Pedan. Saat itu korban sampai tidak sadarkan diri.

Salah seorang korban, D (20), mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.45 WIB. Saat itu dirinya bersama tiga tetangganya nongkrong di gapura kampung.

"Kita empat orang nongkrong di gapura, dua orang bikin kopi di gardu dan dua orang, termasuk saya di gapura. Gerombolan konvoi itu dari arah timur," tutur D kepada detikJateng di lokasi, Minggu (21/6/2026) siang.

Sesampainya di depan gapura, rombongan yang jumlahnya lebih dari 100 orang itu berhenti. Mereka lalu meneriaki D dan tiga orang lainnya.

"Tiba-tiba berhenti dan teriak-teriak tidak ada sebabnya. Yang bonceng pada turun dan mengejar kami, yang pakai motor juga masuk kampung mengejar kami," katanya.

D mengatakan, rombongan konvoi yang masuk ke kampung ada sekitar 50 orang. T yang lari masuk kampung terakhir dikejar dan ditabrak sepeda motor sampai jatuh.

"Ditabrak motor dari belakang dan dikeroyok. Setelah itu mereka pergi ke gapura lagi masih teriak-teriak. Setelah mereka pergi, (T) kami dibawa ke RS," ujar D yang mengalami lecet di kaki dan kepala.

"Pakai kaus hitam-hitam, ada yang pakai seragam semacam pencak silat. Ada yang pakai masker," imbuhnya.

Kapolres Klaten, AKBP M Faruk Rozi, mengonfirmasi ada laporan kejadian tersebut. Kasus itu masih dalam penyelidikan jajarannya.

"Masih penyelidikan. Mohon waktu kami kumpulkan keterangan dan alat bukti yang lain untuk mengidentifikasi pelaku, mohon waktu," jelasnya kepada detikJateng saat itu.




(dil/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads