Kisah Nindy Rumaila, Bocah Magelang yang Berprestasi di Jalur Komedi

Kisah Nindy Rumaila, Bocah Magelang yang Berprestasi di Jalur Komedi

Eko Susanto - detikJateng
Minggu, 09 Agu 2026 13:07 WIB
Stand Up Comedy cilik dari Magelang, Nindy Rumaila Assyakir Maulida (8,5) bersama kedua orangtuanya, Sabtu (8/8/2026).
Stand Up Comedy cilik dari Magelang, Nindy Rumaila Assyakir Maulida (8,5) bersama kedua orangtuanya, Sabtu (8/8/2026). Foto: Eko Susanto/detikJateng
Magelang -

Aksi coba-coba orang tua Nindy Rumaila Assyakir Maulida membawa anaknya ke panggung stand up comedy di usia TK ternyata berbuah manis. Nindy yang kini masih kelas 2 SD sudah menyabet berbagai juara stand up comedy berkat pengalaman pertamanya saat TK itu.

Orang tua Nindy ialah Dedy Setia Kurniawan (40) dan Erni Agustina (33). Mereka tinggal di Dumpoh RT 1/RW 7, Kelurahan Potrobangsan, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang. Hingga kini Nindy aktif tampil dari panggung ke panggung di acara stand up comedy. Ia juga masih kerap open mic di acara komunitas di Magelang.

Berbagai kejuaraan sudah dia ikuti. Ia juga beberapa kali tampil di acara televisi nasional berkat kepiawaiannya berkomedi. Kepiawaiannya Nindy menjadi stand up comedy juga berkat dorongan kedua orangtuanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat usia 4 tahun awal masuk TK, Nindy mengikuti lomba mewarnai di Kampus Universitas Tidar (Untidar) yang tak jauh dari tempat tinggalnya. Ketika itu, sekitar tahun 2022 dan master ceremony (MC) menawarkan siapa peserta lomba yang berani maju.

ADVERTISEMENT

"Saya nggak nyangka kalau anak saya waktu itu berani maju, pegang mic kok kayak luwes. Kemudian, video itu saya kirimkan ke Karyn (mantan komika cilik asal Medan) sama Fatih Unru," kata Dedy saat ditemui detikJateng di rumahnya, Sabtu (8/8/2026).

Dedy pun dulunya pernah aktif di komunitas stand up comedy Magelang. Namun semenjak menikah dan bekerja sekitar 2016-2023 tak pernah memegang mic lagi.

Kemudian mengetahui video anaknya memiliki keberanian naik di atas panggung saat lomba mewarnai tersebut terus mencoba membuatkan skrip. Kebetulan suatu ketika komunitas Stand Up Comedy Magelang mau mengadakan halalbihalal.

"Kebetulan komunitas saya Magelang bikin kayak acara memanggil ulang teman-teman (komika) yang sudah vakum di acara Idul Fitri, halalbihalal komika, kemudian saya datang. Saya bikin materi Nindy acaranya open mic. Materi soal tentang ayahnya di rumah suka kentut, mamanya suka tidur," sambung Dedy.

"Respons teman-teman bagus dan ternyata dia nggak lupa, nggak grogi. Kemudian saya rutinkan saja, sebulan atau dua bulan sekali open mic komunitas di kafe-kafe," imbuhnya.

Semenjak itu, katanya, Nindy dibuatkan skrip pendek yang awalnya Cuma 30 detik, 1 menit, 2 menit sampai sekarang 8 menit sudah lancar. Terus sering ikut perlombaan maupun acara di kampung maupun lainnya.

Salah satunya saat mengikuti Stand Up Nite 3 Magelang sekitar tahun 2023. Ketika itu, Nidy masih TK dan sekarang sudah kelas 2 SDN Potrobangsan 1.

Video tersebut diposting ulang sama orang tuanya pada, Rabu (8/7) lalu hingga viral. Saat itu materi yang disampaikan mengenai dirinya yang masih duduk di TK hingga membicarakan anak presiden.

Adapun video tersebut hingga Minggu (9/8) pukul 11.30 WIB, sudah ditonton sekitar 78 ribu netizen dan ada 3.876 ribu komentar. Selain itu, ada 9.463 orang yang memposting ulang dan 18,6 ribu yang membagikan postingan tersebut.

"(Video viral) Dia masih TK kecil. Itu di komunitas stand up ada acara puncaknya tahunan, Stand Up Nite 3 Magelang. Waktu itu, guest start Mukti Entut (Candra Mukti Wicaksono) Jogja. Jadi saya bilang ke komunitas itu, 'Nindy tampil, tapi tidak dimunculkan di poster'. Tapi, Nindy tiba-tiba muncul kejutan," tuturnya.

"Uniknya itu kan 2023, waktu di posting kayak biasa. Kemudian, mulai naiknya (viewer) itu waktu stand up (salah satu tv swasta) itu ngadain lomba online, lima menit, lima juta, judulnya. Videone itu mulai naik. Terus yang stand up nite, saya upload ulang di 8 Juli 2026, ini malah naik," tambah Dedy.

Ibu Nindy, Erni menyampaikan, jika video tersebut disukai Ganjar Pranowo (mantan Gubernur Jateng). Selain itu, kata Erni, video tersebut juga diposting ulang juga.

Saat mengikuti perlombaan, kata Erni, anaknya menjadi peserta yang paling kecil. Untuk lomba stand up comedy jarang yang diikuti go talent termasuk pernah mewakili Kota Magelang lomba tingkat Provinsi Jawa Tengah.

"Sering. Tapi, kalau lomba stand up kan jarang. Adanya lomba go talent, lomba bakat, nari, apapun diperbolehkan. Kebanyakan itu lomba-lomba itu," ujarnya.

"Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), Bahasa Jawa. Dia ikut ndagel ijen, juara 3 Provinsi Jawa Tengah. Kecamatan lolos juara satu dipanggil ke kota, kota juara satu mewakili maju provinsi. Kemarin kelas 1 juara 3 tingkat Jawa Tengah tahun 2025. Paling kecil (peserta)," beber Erni.

Untuk lomba stand up comedy yang pernah diikuti saat ulang tahun TVRI Jogja. Peserta kurang lebih 40-an orang dan Nindy termasuk yang paling kecil.

"Ulang tahun TVRI Jogja, juara favorit. Dari peserta umum. Paling kecil, 40 peserta," katanya.

Selain itu, pernah mengikuti sebagai peserta Ceria Anak Indonesia 2026 yang diselenggarakan BeritaKlik dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional berkolaborasi dengan Trans TV. Acara yang diselenggarakan bulan Juli 2026.

Sedangkan Dedy sebagai orangtua berharap anaknya kelak bisa mendapatkan rezeki dari kemampuan yang dimiliki sekarang ini.

"(Keinginan orangtua) Saya sebagai orangtua, suatu saat kita sudah nggak bisa ngasih nafkah, dia sudah punya jalannya semoga nanti bisa dapat rezeki dari situ. Tanpa kehadiran kita, dia sudah tinggal melanjutkan, kalau harapan seperti itu," tutur Dedy.

Sementara Ibu Nindy, Erni mengatakan, senang dan memberikan dukungan terhadap anaknya.

"Saya senang, tapi tidak terlalu tergantun anaknya suka saya dukung. Kalau anaknya misalnya kurang suka ya sudah mendingan. Kalau yang ini (sekarang) menikmati lomba-lomba juga dia mau ikut maju, ya sudah saya dukung. Kalau dia kemana-mana (mengantarkan lomba) saya kerja juga saya izin. Nanti gantian sama ayahnya," tutur dia.

Sedangkan Nindy mengaku, senang ikut stand up comedy.

"Senang. Yang ngajari ayah. (Tampil pertama) Lupa. (Dapat hadiah) Seneng, paling jauh sampai Solo, Jogja," ujar Nindy.

"Di sekolah yang disenangi pelajaran agama. Saya pengin jadi guru," kata Nindy.



(afn/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads