Pemuda Babak Belur Dimassa Usai Gagal Maling Motor di Genuk Semarang

Pemuda Babak Belur Dimassa Usai Gagal Maling Motor di Genuk Semarang

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Rabu, 21 Jan 2026 17:42 WIB
Pencurian sepeda motor dengan kunci kunci later T.
dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi pencurian sepeda motor. Foto: dikhy sasra
Semarang -

Pemuda asal Banyuwangi berinisial RPP (19) diamuk massa hingga babak belur setelah tepergok hendak mencuri sepeda motor di Karangroto, Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Adapun satu rekannya bisa kabur.

Kapolsek Genuk, AKP Rismanto, mengatakan peristiwa itu terjadi di Jalan Jatimas, Kelurahan Karangroto, tepatnya di Blok C dekat rusun lama, Selasa (20/1) pukul 22.30 WIB

"Benar, ada kejadian dugaan pencurian sepeda motor di Karangroto. Pelakunya dua orang, satu berhasil diamankan warga, satu melarikan diri dan masih kita cari," kata Rismanto saat dihubungi detikJateng, Rabu (21/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rismanto menjelaskan, pencurian itu diketahui korban setelah mendengar suara mencurigakan dari motor matiknya yang diparkir di halaman rumah. Saat itu korban sedang bertamu ke rumah tersebut. Saat korban mengecek, motornya sudah dipindahkan pelaku.

"Korban mendengar suara seperti standar motor patah. Ketika keluar, motornya sudah dipinggirkan pelaku. Lalu diteriaki maling dan warga langsung mengejar," jelasnya.

ADVERTISEMENT

"Korban inisial KRA, warga Gunung Sari, bertamu di situ. Datang jam 22.00 WIB, jam 22.30 WIB kejadian," sambung Rismanto.

Pelaku disebut berdomisili di kawasan Candisari, Kota Semarang. "Pelaku sudah survei, mengamati TKP, kemudian korban dan pemilik rumah kan berada di ruang tamu, mungkin dipikirnya nggak apa-apa," ujar Rismanto.

"Pelaku yang diamankan menggunakan kunci palsu. Tidak ditemukan senjata tajam saat penangkapan," lanjutnya.

Dalam video yang beredar di media sosial, pelaku terlihat mengenakan kaos bertuliskan 'All Star' dan disebut-sebut sebagai anggota kreak alias gangster. Namun Rismanto menegaskan hal tersebut masih dalam dialami.

"Untuk keterkaitan dengan kelompok tertentu masih kami dalami. Saat ini belum bisa dipastikan," tegas Rismanto.

Pelaku yang diamankan sempat mengalami luka di bagian wajah akibat amukan warga. Sementara satu pelaku lain yang sudah berada di atas motor berhasil kabur.

"Saat ini pelaku masih dimintai keterangan dan kasusnya masih kami dalami- Pelaku kan DPO, belum kami ekspos. Mungkin saling kenal karena mencuri bareng. Masih kita kejar," pungkasnya.




(dil/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads