Suparman alias Blendus (53) tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari (11) dengan menggunakan sabit yang ia pinjam ke korban. Dari hasil autopsi terdapat 14 luka pada muka dan tangan di tubuh korban.
Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indiyasari mengatakan, korban sempat menangkis saat pelaku hendak membacok. Dari tangkisan itu, jari tengah tangan kiri korban putus.
"Dari hasil otopsi ada 14 luka, baik di wajah dan juga di tangan. Karena korban kan sempat menangkis pada saat kejadian. Jari tengah korban juga putus (akibat menangkis)," kata Dewiana ditemui di Mapolres Sragen, Kamis (11/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dewiana mengungkapkan bahwa aksi pembunuhan tersebut dilakukan oleh pelaku dalam kondisi sadar sepenuhnya, tanpa berada di bawah pengaruh minuman keras atau alkohol.
"Dia melakukan aksi tersebut dengan sadar. Benar-benar dengan sadar (tidak terpengaruh miras)," ujarnya.
Lebih lanjut, Dewiana mengatakan dari rekaman CCTV di sekitar lokasi, terungkap bahwa pelaku datang ke rumah korban dengan mengendarai sepeda motor miliknya. Motor tersebut kemudian disembunyikan di area belakang rumah korban.
"Jadi pelaku datang menggunakan sepeda motor miliknya kemudian diletakkan di area belakang rumah korban. Kemudian setelah pelaku mengambil sepeda motor Vario, membawa lari ke arah Sumberlawang. Setelah itu, pelaku kembali ke TKP untuk mengambil sepeda motornya," jelasnya.
"Setelah membawa lari motor Vario ke arah Sumberlawang, pelaku ini ternyata kembali lagi ke TKP untuk mengambil sepeda motor miliknya sendiri yang ditinggal di belakang rumah," sambung Dewiana.
Setelah lima hari pascakejadian, Polres Sragen berhasil menangkap pelaku di rumahnya. Proses penangkapannya ini juga disaksikan langsung oleh keluarga pelaku dan pengurus lingkungan setempat.
"Proses penangkapannya kemarin dilakukan di rumah pelaku dan disaksikan juga oleh perangkat lingkungan setempat dan juga keluarga pelaku. Di situ ada istri dan juga anak dari pelaku," pungkasnya.
(alg/ahr)