Wabup Ahmad Baharuddin Resmi Ditugaskan Jadi Plt Bupati Tulungagung

Wabup Ahmad Baharuddin Resmi Ditugaskan Jadi Plt Bupati Tulungagung

Faiq Azmi - detikJatim
Senin, 13 Apr 2026 15:03 WIB
Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin
Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin yang resmi ditugaskan sebagai Plt Bupati Tulungagung. (Foto: dok. Adhar Muttaqin/detikJatim)
Tulungagung -

Pemprov Jatim resmi menugaskan Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung menggantikan Gatut Sunu Wibowo. Ini dilakukan menyusul penetapan Gatut Sunu sebagai tersangka dugaan pemerasan setelah terjaring OTT KPK.

Penugasan ini sebagaimana disampaikan oleh Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Jatim, Lilik Pudjiastuti. Menurutnya, surat penugasan tersebut sudah diserahkan kemarin.

"Sudah kemarin (diserahkan surat perintah Plt Bupati Tulungagung ke Ahmad Baharudin)," kata Lilik saat dikonfirmasi detikJatim, Senin (13/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagaimana diketahui, Ahmad Baharudin merupakan Wakil Bupati Tulungagung. Secara aturan, Lilik menyebut memang yang berhak menjadi Plt adalah wakil bupati apabila bupati tersandung masalah hukum.

"Sesuai aturan memang demikian," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Sekadar informasi, sebelum Gatut Sunu Wibowo berpasangan dengan Ahmad Baharuddin pada Pemilu 2024, Gatut sempat pecah kongsi dengan Bupati Maryoto Birowo. Mereka sama-sama mendaftarkan diri sebagai kandidat Bupati Tulungagung melalui PDIP tetapi PDIP memberikan rekomendasi kepada petahana Maryoto.

Karena itulah Gatut lantas pindah haluan dan merebut rekomendasi dari Partai Gerindra. Padahal sebelumnya Gerindra telah memberikan rekomendasi kepada Ahmad Baharudin-Danang Catur Budi Utomo. Dengan format yang baru Baharudin kemudian menjadi calon wakil bupati Gatut.

Keduanya lantas mendeklarasikan diri dengan nama Gatut Sunu Wibowo-Ahmad Baharudin (Gabah). Paslon Gabah ini didukung dari koalisi Gerindra, Golkar, dan PKS dan berhasil menumbangkan 3 pasangan lain di Pemilu 2024, termasuk petahana Maryoto Birowo-Didik Girnoto Yekti, dengan perolehan suara 297.882 atau 50,72 persen.

Namun, seiring waktu berjalan, pasang surut hubungan kepempimpinan Gatut Sunu dengan Ahmad Baharudin sempat terjadi. wakil bupati mengaku tidak pernah diajak bicara oleh bupati terkait pengisian pejabat di lingkup Pemkab Tulungagung.

Badai politik akhirnya terjadi pada Jumat (10/4/2026) sore. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan di Tulungagung. Bupati Gatut Sunu Wibowo diamankan KPK dan langsung dibawa ke Jakarta.




(irb/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads