Sudah 2 Hari Lumpur Lapindo Kembali Mengalir ke Sungai Porong

Sudah 2 Hari Lumpur Lapindo Kembali Mengalir ke Sungai Porong

Suparno - detikJatim
Jumat, 12 Jun 2026 13:45 WIB
Lumpur Lapindo campur air kembali mengalir di Sungai Porong Sidoarjo.
Lumpur Lapindo campur air kembali mengalir di Sungai Porong Sidoarjo. (Foto: Suparno/detikJatim)
Sidoarjo -

Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS) mulai mengalirkan air dan lumpur dari area semburan Lumpur Lapindo ke Sungai Porong. Langkah ini dilakukan menyusul terus bertambahnya volume air dan lumpur di sejumlah kolam penampungan.

Pantauan detikJatim di lapangan menunjukkan kondisi penampungan air dan lumpur di beberapa titik mulai mengkhawatirkan. Salah satunya berada di titik 71 yang terletak di perbatasan Kelurahan Siring, Kecamatan Porong, dengan Kelurahan Ketapang Keres, Kecamatan Tanggulangin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi pembuangan air dan lumpur di Desa Pajarakan, Kecamatan Jabon, tepatnya di area spillway Sungai Porong, pengaliran air dan lumpur telah kembali dilakukan sejak Rabu (10/6).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedikitnya 5 kapal keruk dikerahkan untuk mendukung proses pengaliran lumpur ini. Di titik 41 dan 42, air dan lumpur dialirkan melalui 6 pipa menuju outlet sisi barat eks Tol Porong-Gempol yang bermuara ke Sungai Porong.

Hanya saja, saat detikJatim melakukan pemantauan di lokasi, 6 pipa itu belum semuanya tampak mengeluarkan aliran air maupun lumpur. Terpantau hanya 3 pipa yang aktif mengalirkan air dan lumpur ke sungai di outlet Pajarakan, tepatnya di spillway Sungai Porong.

ADVERTISEMENT

Menurut informasi dari petugas di lapangan, aliran lumpur di Pajarakan itu berasal dari titik 25 dan titik 35. Pengaliran dilakukan dengan bantuan 3 kapal keruk yang beroperasi di kedua titik itu sebelum dialirkan menuju spillway dan selanjutnya masuk ke Sungai Porong.

Salah seorang warga Jatirejo, Kecamatan Porong, Sastro mengaku melihat langsung proses pengaliran air dan lumpur ke Sungai Porong.

"Saya lihat sendiri air dan lumpur sudah dialirkan ke Sungai Porong. Informasi dari petugas di lapangan, pengaliran ini sudah berjalan sekitar 2 hari," kata Sastro kepada detikJatim, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, hingga saat ini pengaliran air dan lumpur ke Sungai Porong masih dilakukan oleh PPLS. Sastro menduga ini dilakukan karena kondisi semua lokasi penampungan air dan lumpur Lapindo memang terus bertambah dan makin mengkhawatirkan seperti yang terjadi di titik 71 perbatasan Kelurahan Siring, Porong dan Ketapang Keres, Tanggulangin.

Sastro juga mendapat informasi dari petugas di lapangan, air dan lumpur itu dialirkan sejak Rabu (10/6) hanya melalui spilway saja, sementara pipa yang berada di sisi barat eks tol Porong-Gempol belum terlihat mengalirkan lumpur.

"Kalau yang saya lihat baru dari spillway saja. Untuk pipa yang di sisi barat eks tol belum terlihat mengeluarkan air dan lumpur," tambahnya.

Pengaliran air dan lumpur ke Sungai Porong selama ini menjadi salah satu upaya untuk mengendalikan volume lumpur dan air di area penampungan agar tidak melebihi kapasitas, terutama saat debit terus mengalami peningkatan.




(irb/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads