Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali dilaporkan mengalami rangkaian erupsi pada Kamis (25/6). Erupsi tercatat pada pukul 06.00 hingga 12.00 WIB.
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut tercatat 5 kali erupsi. Sedangkan tinggi kolom abu vulkanik teramati mencapai kurang lebih 1.200 meter di atas puncak, atau sekitar 4.876 meter di atas permukaan laut (mdpl).
"Gunung Semeru mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu teramati 1.200 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah selatan," ujar Petugas PPGA Semeru, Liswanto, dalam laporan tertulisnya yang diterima detikJatim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, status aktivitas Gunung Semeru masih bertahan di Level III (Siaga). Merespons aktivitas vulkanik ini, pihak berwenang mengeluarkan sejumlah imbauan penting demi keselamatan warga.
Antara lain, sterilisasi zona bahaya. Masyarakat dilarang keras melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, serta dalam radius 13 kilometer dari puncak gunung.
Lalu waspada luapan lahar. Warga diminta mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan banjir lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru.
Masyarakat di sekitar kawasan lereng diimbau untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap segala potensi bahaya sekunder yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
(auh/abq)
