Pelaku Pembunuhan di Jalan Sencaki Surabaya Ternyata Buron Kasus Curanmor

Pelaku Pembunuhan di Jalan Sencaki Surabaya Ternyata Buron Kasus Curanmor

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Minggu, 26 Apr 2026 11:40 WIB
Lokasi pembunuhan pria di Surabaya gegara masalah asmara
Lokasi pembunuhan di Jalan Sencaki Surabaya. (Foto: Anastasia Trifena/detikJatim)
Surabaya -

AR alias Man telah ditetapkan sebagai tersangka pelaku pembunuhan MJ (57) di Jalan Sencaki, Gang Pragoto, Surabaya. Selain terbiasa nyabu, AR ternyata diketahui merupakan buron yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) AR disebut sebagai DPO kasus curanmor.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto menuturkan AR memiliki rekam jejak pidana yang tidak hanya mengonsumsi narkotika. Yang bersangkutan ternyata juga masuk DPO alias buron penadah curanmor.

"Yang bersangkutan juga DPO Penadah Curanmor," katanya kepada detikJatim, Minggu (26/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eks Kasubdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim itu memastikan bahwa AR saat ini telah ditetapkan tersangka dan ditahan. Dia juga menyebutkan sebelum melancarkan aksinya di kawasan Sencaki Surabaya, AR terlebih dulu mengonsumsi sabu. Bahkan, hal tersebut dilakukan hampir setiap malam.

"Pelaku punya kebiasaan setiap malam nyabu dan saat sebelum melakukan pembacokan, menurut keterangan saksi, nyabu sama rekannya," kata Edy.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, MJ tewas usai menjadi korban penusukan di Jalan Sencaki Gang Pragoto 2, Simokerto, Surabaya pada Kamis (23/4) pagi. Korban mengalami luka tusuk di dada kiri dan ditemukan tergeletak bersimbah darah tak jauh dari rumah keluarganya.

Menurut keterangan adik sepupu korban, Iwan (34), keributan pertama pecah sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu korban disebut sempat terlibat perkelahian dengan pihak yang diduga berkaitan dengan pelaku utama.

"Awalnya sekitar Subuh sudah ada keributan. Sempat terjadi pemukulan, nggak tahu itu anaknya atau adiknya pelaku," ujar Iwan.

Setelah keributan pertama mereda, pihak yang terlibat sempat pergi. Namun sekitar pukul 06.00 WIB, mereka kembali datang bersama seorang pria yang dikenal dengan panggilan Man. Berdasarkan keterangan saksi, pelaku diduga datang berkelompok.

"Informasinya ada empat orang pria, dua masuk ke dalam gang, dua lainnya menunggu di luar," ungkap seorang saksi yang enggan disebut namanya.

Tak lama berselang, penusukan terjadi. Korban roboh dengan luka tusuk di dada kiri.

"Korban langsung tergeletak, lalu pelaku kabur. Sepertinya penusukan di dada sebelah kiri menggunakan pisau," kata saksi.

Iwan mengungkapkan bahwa antara korban dan terduga pelaku sebenarnya saling mengenal dekat. Pelaku yang dikenal sebagai Man disebut kerap datang ke rumah korban.

"Man itu bisa dibilang temannya MJ juga, orang Rusun Sumbo. Sering main ke sini," ucap Iwan kepada detikJatim.

Tempat tinggal keduanya juga berdekatan, hanya berjarak sekitar 100 meter antara kontrakan korban dan rusun pelaku.

Menurut keluarga, korban dikenal sebagai pribadi pendiam dan tak pernah punya persoalan dengan warga.

"Korban orangnya ramah, tidak ada masalah sama orang lain. Korban pendiam, selama ini juga nggak ada cerita ke saudaranya (kalau ada masalah)," ujar Iwan.

Iwan juga mengaku tak mendengar teriakan saat kejadian berlangsung.

"Nggak ada suara teriakan atau suara apa pun dari korban. Tahu-tahu sudah tergeletak dan pelakunya langsung kabur gitu aja," tandas Iwan.

Mulanya, peristiwa berdarah itu diduga dipicu persoalan asmara yang berujung cekcok. Hingga saat ini polisi masih mendalami motif tersangka melakukan pembunuhan ini.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads