Yakuza Maneges membongkar dugaan pelecehan terhadap santri di sebuah pondok pesantren wilayah Bululawang, Kabupaten Malang. Polisi menyebut korban berjumlah dua orang.
"Belum ada sampai ini (tambahan korban), korban masih dua orang," ujar Kasatres PPA dan PPO Polres Malang, AKP Yulistiana Sri Iriana saat dikonfirmasi, Selasa (16/6/2026).
Sementara tim hukum Yakuza Maneges Malang Raya M Zakki mengungkapkan, hari ini pihaknya tengah mengantar korban dugaan pelecehan yang dilakukan oleh pelaku ke Satres PPA Polres Malang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari ini kami mengantar satu korban ke Polres Malang,' kata Zakki dikonfirmasi terpisah.
Sebelumnya, Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi menegaskan, jika pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan.
"Statusnya sudah penyidikan, sudah penetapan tersangka, dan tersangka sudah dilakukan penahanan," ujar Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi kepada wartawan, Senin (15/6/2026).
Kapolres mengatakan belum dapat menyampaikan detail perkara, karena kasus tersebut masih dalam proses penyidikan dan ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
"Memang ini kasus kaitannya dengan kesusilaan. Jadi mohon maaf saya tidak bisa memberikan banyak informasi secara detail. Namun secara umum, kasus itu saat ini dalam proses penyidikan oleh Sat PPA Polres Malang," ungkapnya.
Menurut Taat, penetapan tersangka dan penahanan dilakukan sejak sehari sebelumnya. Pihaknya juga meluruskan informasi yang beredar terkait proses penanganan terhadap tersangka.
"Tersangka, yang saat itu masih terduga pelaku, secara kooperatif datang ke Polres Malang. Bukan dijemput, bukan dikejar, tetapi datang sendiri ke Polres Malang dan menyampaikan kronologi permasalahannya," tegasnya.
Kapolres menambahkan, bahwa proses hukum kemudian berjalan sesuai ketentuan yang berlaku setelah penyidik menerima keterangan dari yang bersangkutan.
"Ini penting saya sampaikan untuk meluruskan apa yang menjadi simpang siur. Jadi tersangka ini datang ke Polres Malang secara sendiri, kemudian menyampaikan kronologi perkaranya dan kami tindak lanjuti sesuai aturan hukum yang berlaku," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, kehadiran rombongan Yakuza Maneges ke Polres Malang dipimpin langsung Thuba Topo Broto Maneges atau akrab disapa dengan Gus Thuba, Sabtu (13/6/2026), sore.
Mereka langsung mendatangi Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (Satres PPA) dan Satuan Reserse Perlindungan Pekerja dan Orang Rentan (Satres PPO) untuk melaporkan dugaan pelecehan melibatkan oknum pemimpin ponpes berinisial TJT.
Kedatangan Yakuza Maneges bersama Gus Thuba langsung diterima Kasatres PPA dan PPO Polres Malang, AKP Yulistiana Sri Iriana.
(auh/hil)
