Kasus Korupsi Jual-Beli Kios Pasar Induk Among Tani Kota Batu Meredup

Kasus Korupsi Jual-Beli Kios Pasar Induk Among Tani Kota Batu Meredup

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Rabu, 24 Jun 2026 19:30 WIB
Pasar Induk Among Tani, Kota Batu.
pasar induk among tani kota batu (Foto file: M Bagus Ibrahim/detikJatim)
Kota Batu -

Pengusutan kasus dugaan korupsi jual-beli kios dan los di Pasar Induk Among Tani Kota Batu menjadi perbincangan publik terkait kelanjutan perkara. Sempat memanas dengan pemeriksaan maraton saksi, kelanjutan penanganan kasus oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu tersebut dinilai meredup dan seolah hilang ditelan bumi.

Kasus ini pertama kali mencuat ke publik setelah surat perintah penyelidikan bernomor PRINT-342/M.5.44/Fd.1/03/2026 tersebar melalui grup Whatsapp pada awal bulan April 2026 lalu. Sejak saat itu, Kejari Kota Batu terus melakukan pemeriksaan secara maraton, baik kepada pedagang, ketua paguyuban hingga jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Batu.

Namun, setelah rangkaian pemeriksaan panjang yang telah dilakukan, kelanjutan kasus ini justru terkesan jalan di tempat. Hingga berita ini ditulis, pihak Kejari Kota Batu belum memberikan keterangan resmi maupun rilis terbaru terkait status hukum kasus tersebut ataupun penetapan tersangka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

DetikJatim telah mencoba melakukan konfirmasi berulang kepada Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Batu Wisnu Sanjaya. Namun, selama konfirmasi tersebut dilakukan, Wisnu tidak memberikan sedikitpun penjelasan atau update penanganan perkara kasus dugaan korupsi jual beli kios dan los di Pasar Induk Among Tani Kota Batu.

ADVERTISEMENT

Masyarakat terutama warga Kota Batu mulai mempertanyakan terkait update penanganan kasus yang tidak kunjung ada perkembangan. Seperti yang disampaikan salah satu warga Kota Batu bernama Agsan kepada awak media.

"Nah itu yang sekarang ditunggu-tunggu masyarakat kecil seperti kami ini. Kalau pas ngopi di warkop gitu itu yang dibahas. Kelanjutannya seperti apa dan sekarang sudah ada yang ditetapkan sebagai tersangka korupsinya atau belum. Kok adem ayem saja," kata warga Kelurahan Temas tersebut.

Hal serupa juga disampaikan oleh Prabowo warga Kelurahan Pesanggrahan yang mengikuti perkembangan kasus. Ia mempertanyakan hasil pemeriksaan puluhan saksi yang tidak kunjung menetapkan status hukum perkara dugaan jual beli kios itu benar atau tidak.

"Saya update terakhir itu taunya ada pemeriksaan mantan Kepala Diskumperindag Kota Batu yang saat ini menjabat sebagai Pj Sekda Kota Batu. Setelah itu saya cek di berita dan media sosial, tidak ada perkembangan terbaru hampir satu bulan lebih kalau gak salah," tuturnya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads