Sidak di Pasar Kediri, Polisi Temukan Harga Bawang-Cabai Naik

Sidak di Pasar Kediri, Polisi Temukan Harga Bawang-Cabai Naik

Andhika Dwi - detikJatim
Jumat, 12 Jun 2026 09:18 WIB
Polres Kediri Kota pantau harga bahan pokok di pasar
Polres Kediri Kota pantau harga bahan pokok di pasar/Foto: Andhika Dwi/detikJatim
Kediri -

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri Kota menemukan kenaikan harga sejumlah bahan pokok saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Setonobetek, Kota Kediri, Kamis (11/6/2026). Komoditas yang mengalami kenaikan di antaranya bawang merah, bawang putih, beras, dan cabai.

Pemantauan dipimpin langsung Kasatreskrim Polres Kediri Kota AKP Achmad Elyasarif Martadinata bersama Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 58 Ksatriya Hawin Sarwahita yang tengah menjalani Latihan Kerja (Latja) di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

AKP Achmad Elyasarif mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran tetap terjaga. Komoditas yang menjadi fokus pengawasan antara lain beras, minyak goreng, telur, daging, cabai, serta kebutuhan pokok lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami mengajak Taruna Akpol untuk melihat langsung tugas kepolisian di lapangan, khususnya fungsi reserse dalam melakukan monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok. Tujuannya memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia dan harga tetap terkendali," kata Achmad kepada detikJatim, Jumat (12/6/2026).

ADVERTISEMENT

Dari hasil pemantauan, petugas mendapati beberapa komoditas mengalami kenaikan harga dibandingkan kondisi normal. Meski demikian, kenaikannya masih relatif terbatas.

"Untuk kenaikannya bervariasi, rata-rata sekitar Rp 1.000 hingga Rp 2.000 per kilogram. Namun penyebabnya masih kami dalami," ujarnya.

Menurut Achmad, kenaikan harga tersebut tidak hanya terjadi di Kota Kediri, melainkan juga terpantau di sejumlah daerah lain di Jawa Timur. Karena itu, pihaknya akan melakukan penelusuran lebih lanjut guna mengetahui faktor pemicunya.

"Kami akan melakukan koordinasi dan pendalaman. Apakah disebabkan faktor distribusi, pasokan yang berkurang, atau ada faktor lainnya. Itu yang masih kami telusuri," jelasnya.

Selain harga, polisi juga memantau ketersediaan stok bahan pokok. Terkait berkurangnya stok minyak goreng dan beberapa komoditas lain yang ditemukan di pasar, Satreskrim Polres Kediri Kota belum mengambil kesimpulan.

"Kami tidak bisa langsung menyimpulkan penyebab stok berkurang. Semua harus dicek dan ditelusuri terlebih dahulu agar datanya akurat," tegas Achmad.

Sementara itu, hasil pemantauan menunjukkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) masih tersedia di pasaran dengan harga yang relatif stabil sesuai ketentuan pemerintah.

Hingga saat ini, Polres Kediri Kota juga belum menerima laporan masyarakat terkait kelangkaan bahan pokok maupun lonjakan harga yang signifikan.

"Kami akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dan tidak terjadi gejolak harga yang dapat merugikan masyarakat," pungkas Achmad.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads