Polisi menyebut minibus yang mengalami laka tunggal di Jalur Cinomati, Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul berasal dari Jawa Timur. Sedangkan korban luka-luka bertambah menjadi 13 orang, berikut identitasnya.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry mengatakan, bahwa minibus yang terlibat laka tunggal bernomor polisi N 7602 TA. Sedangkan untuk pengemudi bernama Isti Nurcahyadi (35), warga Kota Surabaya, Jawa Timur.
"Untuk identitas korban meninggal dunia yaitu Endrianik (37), warga Malang," kata Jeffry kepada wartawan, Sabtu (9/12/2023).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk korban luka, yakni Isti Nur (26), warga Surabaya, Jawa Timur, Ahmad Reza Ardiyansyah (22), warga Surabaya, Kipang Dansis (42), warga Surabaya, Hendri Anton Kurniawan (40), warga Surabaya, Tamarafia (23), warga Surabaya, Muhammad Hariyadi (42), warga Surabaya, Bagas Aditya (24), warga Surabaya, Aji Setyo Widodo (34), warga Surabaya, Luki Eko (35) dan Guntur Samudra (21), warga Surabaya.
Proses evakuasi minibus yang masuk jurang di Jalur Cinomati, Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul, Sabtu (9/12/2023). Foto: Dok. Polres Bantul |
"Yang dirawat di Rumah Sakit Nur Hidayah, Jetis, Bantul 11 orang dan dua di Rumah Sakit Permata Husada, Pleret, Bantul," ujarnya.
Adapun dua penumpang yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Permata Husada, Pleret, Bantul adalah Ayu Mega (24) dan Yanda Apridita (26). Keduanya warga Surabaya.
"Jadi penumpang ada 17 dengan rincian tiga orang sehat, 13 luka-luka dan satu meninggal dunia MD," ujarnya.
(cln/ams)


Komentar Terbanyak
Serangan Balik Tiyo Eks BEM UGM Usai Dituding Dekat dengan Tokoh PDIP
Pak Dukuh Tanam Padi di Pekarangan Pakai 840 Galon Bekas, Segini Hasil Panennya
Sederet Jawaban Tiyo Ardiyanto soal Tudingan Aliansi BEM Bersatu