Kabupaten Gunungkidul diterpa hujan deras disertai angin kencang hingga mengakibatkan matinya jaringan listrik. Akibatnya, pelayanan PDAM terhenti di beberapa Kapanewon.
Menurut Direktur Utama PDAM Tirta Handayani, Sulistyo Aribowo, mandeknya pelayanan PDAM itu terjadi akibat matinya jaringan listrik. Sementara ini, kata Sulistyo, hanya aliran air PDAM di Kapanewon Wonosari yang sudah beroperasi.
"Yang cabang lain masih menunggu listrik PLN menyala," jelas Sulistyo kepada detikJogja melalui pesan singkat, Kamis (14/3/2024) malam ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sulistyo menyebutkan pelayanan PDAM yang mandek itu tejadi di Kapanewon Karangmojo, Semin, Semanu, Ponjong, Playen, Tanjungsari, Paliyan, Saptosari, Tepus Rongkap, dan Girisubo.
Menurutnya, pihaknya masih belum mendapatkan keluhan terkait matinya air PDAM itu dari pelanggan.
"Karena mereka mungkin sudah paham dengan kondisi bencana seperti ini," katanya.
Hingga kini, Sulistyo belum bisa memperkirakan kerugian akibat kejadian tersebut.
"Kerugian material & fisik sedang kami identifikasi," pungkasnya.
(apl/ahr)

Komentar Terbanyak
Pak Dukuh Tanam Padi di Pekarangan Pakai 840 Galon Bekas, Segini Hasil Panennya
Apakah Gigitan Orong-orong Berbahaya? Cari Tahu Bekas dan Cara Mengobatinya
14 Orang Jadi Tersangka Baru Kasus Penyiksaan Anak Daycare Little Aresha Jogja