Dugaan keracunan usai menyantap menu makan bergizi gratis (MBG) tak hanya dialami siswa. Sebanyak 7 orang guru juga mengalami gejala keracunan.
"Tidak hanya satu (guru), ada tujuh (guru yang diduga keracunan)," kata Kepala SMPN 2 Mlati, Isnan Abadi kepada wartawan, Jumat (24/10/2025).
Isnan bilang, para guru menyantap MBG sisa yang tidak dimakan oleh siswa. Adapun menu MBG yang disantap para guru pada Kamis (23/10) meliputi opor ayam, tahu balado, nasi, anggur, acar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ada siswa yang tidak makan, ya itu, yok dimakan, tidak semua, misal hari ini sisa berapa ya itu," ujarnya.
Terpisah Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Sleman, Khamidah Yuliati, merinci data terkini jumlah korban keracunan. Total yang sakit 215 orang dengan rawat jalan 46 orang, berobat mandiri 61 orang dan 1 orang rawat inap.
Dia menjelaskan petugas telah mengambil sampel MBG hari kemarin untuk dikirim ke laboratorium.
"Sudah dikirim ke lab tapi belum ada hasil. Sampel makanan MBG sudah diambil dan dikirim ke labkesmas, sampelnya berupa nasi, opor ayam, tahu balado, acar timun wortel dan buah anggur," ujarnya.
Yuli melanjutkan, dugaan keracunan itu terjadi setelah siswa menyantap hidangan MBG pada Kamis (23/10).
"Gejala dirasakan siswa setelah mengkonsumsi menu MBG kemarin," pungkasnya.
(apl/afn)

Komentar Terbanyak
Serangan Balik Tiyo Eks BEM UGM Usai Dituding Dekat dengan Tokoh PDIP
Pak Dukuh Tanam Padi di Pekarangan Pakai 840 Galon Bekas, Segini Hasil Panennya
Sederet Jawaban Tiyo Ardiyanto soal Tudingan Aliansi BEM Bersatu