Alasan Nisa Jadi Pramugari Gadungan: Biar Keluarga Percaya Sudah Kerja

Jabodetabek

Alasan Nisa Jadi Pramugari Gadungan: Biar Keluarga Percaya Sudah Kerja

Mei Amelia R - detikJogja
Kamis, 08 Jan 2026 17:53 WIB
Polisi mengamankan seragam hingga koper milik pramugari gadungan di Bandara Soekarno-Hatta.
Foto: Polisi mengamankan seragam hingga koper milik pramugari gadungan di Bandara Soekarno-Hatta. (dok. Istimewa)
Jogja -

Polisi mengungkap alasan wanita bernama Khairun Nisa menyamar menjadi pramugari Batik Air. Nisa ternyata sempat tertipu puluhan juta modus janji bekerja sebagai pramugari.

Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Kompol Yandri Mono menyebut Nisa awalnya dikenalkan dengan seseorang yang mengaku bisa memasukkannya menjadi pramugari. Nisa akhirnya berangkat dari Palembang ke Jakarta.

"Yang bersangkutan itu orang Palembang, tinggal di Palembang dia ke Jakarta izin sama ibunya mau daftar jadi pramugari. Kemudian datang ke Jakarta dia, ketemu seseorang yang menawarkan bisa memasukkan pramugari dengan memberikan sejumlah uang," kata Yandri saat dihubungi, dilansir detikNews, Kamis (8/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nisa akhirnya diminta membayar uang Rp 30 juta sebagai syarat menjadi seorang pramugari. Namun, setelah uang dibayarkan janji itu tak dipenuhi.

ADVERTISEMENT

"Pada dasarnya dia korban, dia mau masuk pramugari menyerahkan uang Rp 30 juta ternyata gagal, dan orangnya sudah tidak bisa dihubungi," tuturnya.

Nisa yang telanjur malu akhirnya berpura-pura menjadi pramugari. Dia pun membuat postingan palsu di media sosial agar keluarganya percaya dirinya sudah menjadi pramugari.

"Karena keburu malu dan tidak mau mengecewakan ibunya yang membantu dia dalam prosesnya itu, dia mengaku ke keluarganya kalau dia sudah bekerja," kata dia.

"Di medsosnya juga dia posting biar orang tuanya tahu dia pramugari," tuturnya.

Yandri pun meminta masyarakat berhati-hati terhadap penipuan serupa. Dia meminta masyarakat yang hendak menjadi pramugari mengikuti aturan yang sudah ditentukan.

"Buat masyarakat yang mau menjadi pramugari untuk tidak menggunakan atau melalui orang-orang yang tidak bertanggung jawab, dengan memberikan sejumlah uang terus bisa menjanjikan. Ikuti saja aturannya SOP yang ada," jelasnya.




(ams/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads