Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir menilai bahwa konsep pendidikan Indonesia harus dikembalikan ke konsep dasar yang mengacu Pasal 31 UUD 1945. Selain itu, Haedar menyoroti perguruan tinggi yang hanya mengejar jumlah mahasiswa.
Haedar mengatakan, bahwa konsep dasar pendidikan Indonesia itu mencerdaskan kehidupan bangsa. Lalu di Pasal 31 UUD 1945 diperkuat untuk menciptakan manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, kemudian menjunjung tinggi nilai-nilai agama, ilmu pengetahuan dan peradaban.
"Nah, dalam perkembangan berikutnya, orientasi pendidikan kan hanya semata-mata kecerdasan intelektual," katanya kepada wartawan di Kasihan, Bantul, Sabtu (4/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual akhirnya mengabaikan kecerdasan spiritual. Alhasil muncul bandul lain yang mendidik hanya untuk urusan-urusan rohani semata.
"Karena itu kembalikan sistem pendidikan Indonesia pada konsep dasarnya, pada preamble (pembukaan UUD 1945) dan Pasal 31 UUD 1945," ujarnya.
Menurutnya, untuk mewujudkan hal tersebut sebenarnya mudah. Di mana para ahli bisa merumuskan dan untuk kebijakannya tetap merujuk Pasal 31 UUD 1945 yang mengatur hak dan kewajiban warga negara di bidang pendidikan.
"Maka, termasuk di perguruan tinggi, kami pandang keliru kalau kemudian semata-mata ngejar mahasiswa kayak bus kota ngejar omprengan. Itu hati-hati, nanti bertumpuk ratusan mahasiswa di sebuah universitas, tapi kemampuan pendidikan, menyelenggarakan pembelajaran tidak bagus, itu kan nanti akan terjadi kesenjangan," katanya.
Selain itu, jangan jadikan universitas sebagai kepentingan bisnis belaka. Mengingat tujuan utama pendidikan adalah mencerdaskan bangsa.
"Juga misalkan universitas itu berbasis pada bisnis, itu juga kalau negeri hati-hati juga, karena apa? Tujuan utamanya kan mencerdaskan kehidupan bangsa tanpa pilih kasih, tanpa pandang bulu, harus untuk semua. Nah, di situlah perlu reorientasi menurut saya, supaya tidak keliru arah pendidikan Indonesia," ujarnya.
(alg/alg)

Komentar Terbanyak
Serangan Balik Tiyo Eks BEM UGM Usai Dituding Dekat dengan Tokoh PDIP
Pak Dukuh Tanam Padi di Pekarangan Pakai 840 Galon Bekas, Segini Hasil Panennya
Apakah Gigitan Orong-orong Berbahaya? Cari Tahu Bekas dan Cara Mengobatinya