Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak Diduga gegara Gas Metana

Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak Diduga gegara Gas Metana

Adji G Rinepta - detikJogja
Senin, 30 Mar 2026 17:33 WIB
Lokasi saluran air limbah (SAL) yang meledak di Teras Malioboro, Senin (30/3/2026)
Lokasi saluran air limbah (SAL) yang meledak di Teras Malioboro, Senin (30/3/2026). Foto: Adji G Rinepta/detikJogja
Jogja -

Saluran air limbah (SAL) di Teras Malioboro, Kota Jogja, meledak dan melukai tiga wisatawan. Ledakan ini diduga karena gas metana.

Insiden ini terjadi pukul 07.20 WIB tadi. SAL yang meledak berada di lantai dasar di bagian belakang Area Kuliner Lantai Dasar Teras Malioboro 1. Area bekas ledakan kini ditutup dengan garis polisi.

Ps Kasihumas Polresta Jogja Ipda Anton Budi Susilo menerangkan, dari analisis awal pihaknya, ledakan itu diduga diakibatkan karena adanya tekanan tinggi di ruang tertutup atau confined space. Hal itu menyebabkan kegagalan struktur pada penutup saluran hingga terjadi ledakan fisik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ledakan diduga kuat dipicu oleh penyumbatan pada sistem pembuangan air limbah (bio-filter)," ujar Anton dalam keterangannya, Senin (30/3/2026).

ADVERTISEMENT

"Penyumbatan ini mengakibatkan fermentasi limbah organik menghasilkan gas metana (CH_4) dalam jumlah besar yang terjebak tanpa sirkulasi (ventilasi) yang memadai," sambungnya.

Anton mengatakan, ledakan bersumber dari satu sistem yang terdiri dari empat lubang saluran pembuangan. Akibat tekanan dari bawah tanah itu material konblok lantai terangkat, dan hancur akibat empat lubang saluran limbah yang meledak secara bersamaan.

Ledakan ini juga mengakibatkan setidaknya tiga korban luka. Ketiganya merupakan satu keluarga asal Bangkalan, Jawa Timur, yang tengah berwisata di Teras Malioboro.

"Paparan gas panas dari dalam saluran mengenai 3 orang korban yang merupakan satu keluarga yang berada di sekitar lokasi," ujar Anton.

"ZA (60), laki-laki, luka bakar bagian lengan, MI (54) perempuan, luka bakar bagian muka sebelah kiri dan kaki sebelah kanan, dan O (15), luka bakar bagian leher," urainya.

Kepala Balai Layanan Usaha Terpadu KUMKM Teras Malioboro, Wisnu Hermawan, mengatakan pihaknya langsung bertindak cepat dengan membawa para korban ke RSUP Dr Sardjito. Wisnu mengatakan pihaknya menanggung biaya pengobatan para korban yang merupakan satu keluarga itu.

"Wisatawan tersebut berasal dari Jawa Timur mengalami luka bakar antara 2% hingga 5%. Sekarang sudah dirujuk pulang dari rumah sakit dan kondisinya telah pulih," terang Wisnu saat ditemui di Teras Malioboro, sore ini.

"Sudah kembali dari rumah sakit ke hotel, karena luka bakar yang dinilai tenaga medis di RSUP Dr Sardjito luka bakar yang dialami termasuk kategori rawat jalan, sehingga tidak memerlukan rawat inap," pungkasnya.




(ams/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads