Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menyatakan dukungan penuh terhadap gelaran Jogja Financial Festival yang dijadwalkan berlangsung pada 22-24 Mei mendatang. Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait akses keuangan.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Jogja, Kadri Renggono, mengungkapkan pihaknya menyambut baik acara ini karena sejalan dengan misi pemerintah untuk mengedukasi warga Kota Pelajar.
"Kami di Pemerintah Kota Yogyakarta punya kewajiban untuk mengedukasi masyarakat. Kami punya tim percepatan akses keuangan daerah dengan tujuan literasi dan inklusi," ujar Kadri saat jumpa pers di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Sleman, Jumat (24/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Kadri menyoroti adanya ketimpangan antara indeks inklusi dan literasi keuangan di wilayahnya. Saat ini, masyarakat cenderung sudah memiliki akses ke produk keuangan (inklusi), namun pemahaman mendalam (literasi) mengenainya masih perlu ditingkatkan.
"Seperti yang disampaikan Pak Anggito (Ketua Dewan Komisaris LPS), untuk Kota Jogja dari sisi inklusi sudah lebih tinggi indeksnya dibanding literasinya, sehingga kami sangat mendukung acara ini," jelasnya.
Konferensi pers penyelenggaraan Jogja Financial Festival turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dari berbagai instansi dan pelaku industri. Dari pihak Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), hadir Ketua Dewan Komisioner Anggito Abimanyu, Pgs. Plt. DE KHL KM Nuruddin, Direktur Kesekretariatan Lembaga Damaiyanti Sakti Maharani, Direktur Hubungan Kelembagaan Nur Budiantoro, serta Kadiv Humas Rhein Valleno O.
Sementara itu, dari Transmedia, konferensi pers dihadiri oleh Chairman CT Corp Chairul Tanjung, Pemimpin Redaksi CNBC Indonesia Wahyu Daniel, serta Direktur Transmedia Latif Harnoko.
Kehadiran juga datang dari perwakilan lembaga negara, yakni Kementerian Keuangan yang diwakili oleh Pratanto selaku Kepala Sekretariat Perwakilan Kemenkeu DIY, Bank Indonesia melalui Pratyaksa Chandraditya selaku Kepala Tim Implementasi Kebijakan SP dan Pengawasan SPPUR, serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang diwakili oleh Kurnia Febra Mikaza sebagai Kepala Divisi Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 1 OJK DIY.
Dari sektor perbankan dan industri jasa keuangan, turut hadir perwakilan Bank BPD DIY yakni Raden Agus Trimurjanto selaku Direktur Pemasaran, Munaryati sebagai Pemimpin Divisi Treasury, serta Gunawan Pica Senopati. Selain itu, Bank Mandiri diwakili oleh Sulistriana selaku Vice President sekaligus Area Head Yogyakarta dan Evita Wulansari sebagai Assistant Vice President merangkap Branch Manager KC UGM. Bank BNI juga mengirimkan perwakilan, yakni Setyo Budhi Utomo sebagai Head Area bersama Dyah Charmaningtyas selaku Branch Manager UGM. Sementara dari Bank BSI, hadir Muhammad Taqiyuddin sebagai Area Manager BSI Yogyakarta.
Jogja Financial Festival ini digelar Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bekerja sama dengan Transmedia. Acara akan diisi dengan educational class, dan business talks yang menggandeng para pemimpin industri.
Acara ini bakal digelar di Jogja Expo Center pada 22-24 Mei 2026. Dalam rangkaian ajang ini juga ada event lari Jogja Run D-City 2026 yang digelar pada 24 Mei 2026.
Membeli tiket Jogja Run D-City 2026 juga berarti dapat akses masuk Jogja Financial Festival. Alhasil, kamu bisa ikutan business talk hingga financial class untuk menambah wawasan keuangan.
Festival ini juga bakal menghadirkan nama-nama artis musik besar untuk manggung, seperti Ari Lasso dan Juicy Luicy. Ada juga penampilan stand up comedian, dijamin membuatmu tertawa terpingkal-pingkal.
Informasi lengkap seputar Jogja Run D-City 2026 bisa kamu dapatkan di Instagram @jogjarundcity. Jangan lupa di-follow agar tidak ketinggalan kabar terbaru, ya, Lur!
Pendaftaran Jogja Run D-City 2026 sudah dibuka sejak akhir Maret lalu di detikEvent. Segera daftarkan dirimu dan sampai jumpa di UGM!
(aku/ahr)

Komentar Terbanyak
Serangan Balik Tiyo Eks BEM UGM Usai Dituding Dekat dengan Tokoh PDIP
Pak Dukuh Tanam Padi di Pekarangan Pakai 840 Galon Bekas, Segini Hasil Panennya
Apakah Gigitan Orong-orong Berbahaya? Cari Tahu Bekas dan Cara Mengobatinya