Sat Set! Pendaftar Jogja Financial Festival Capai Ratusan di Menit Pertama

Sat Set! Pendaftar Jogja Financial Festival Capai Ratusan di Menit Pertama

Arina Zulfa Ul Haq - detikJogja
Jumat, 24 Apr 2026 11:38 WIB
Pendaftaran Jogja Financial Festival resmi dibuka. Acara ini dilaunching oleh Chairman CT Corp Chairul Tanjung hingga Ketua LPS Anggito Abimanyu
Pendaftaran Jogja Financial Festival resmi dibuka. Acara ini dilaunching oleh Chairman CT Corp Chairul Tanjung hingga Ketua LPS Anggito Abimanyu. Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja.
Jogja -

Pendaftaran ajang Jogja Financial Festival mulai dibuka hari ini. Pendaftarnya sudah mencapai ratusan meski pendaftaran baru dibuka beberapa menit.

Diketahui, Jogja Financial Festival digelar Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bekerja sama dengan Transmedia. Acara itu akan diisi dengan educational class, dan business talks yang menggandeng para pemimpin industri di Jogja Expo Center pada 22-24 Mei 2026.

Chairman CT Corp, Chairul Tanjung menekankan, festival yang juga bakal menghadirkan nama-nama artis musik besar untuk manggung, seperti Ari Lasso dan Juicy Luicy itu tak dipungut biaya sama sekali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pendaftarannya gratis. Kalau gratis itu jangankan orang Jogja, orang dari Papua juga bisa datang. Jadi ini tolong menjadi perhatian," kata Chairul Tanjung di GIK UGM, Jumat (24/4/2026).

Pendaftaran bisa dilakukan di event.BeritaKlik.com. Meski baru dibuka hari ini, pendaftar hingga pukul 11.00 telah mencapai lebih dari 400 orang.

ADVERTISEMENT

Chairul Tanjung pun mengajak seluruh masyarakat untuk segera mendaftar agar tak ketinggalan acara yang bisa menambah wawasan soal keuangan tersebut. Pasalnya, kuota peserta terbatas hanya 10 ribu.

"Bisa dilihat sendiri ya, karena gratis kan cepat sekali. Jadi mungkin enggak sampai seminggu sudah akan full," ucapnya.

Dalam rangkaian Jogja Financial Festival, ada pula ajang olahraga lari Jogja Run D-City. Membeli tiket Jogja Run D-City 2026, berarti dapat akses masuk Jogja Financial Festival.

"Tujuannya salah satu adalah untuk memberikan informasi, yang pertama tentu edukasi pemahaman masyarakat terhadap masalah keuangan," tuturnya.




(apl/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads