Evakuasi Dramatis Kuda Andong Nyemplung Selokan di Umbulharjo Jogja

Evakuasi Dramatis Kuda Andong Nyemplung Selokan di Umbulharjo Jogja

Adji G Rinepta - detikJogja
Senin, 29 Jun 2026 10:42 WIB
Evakuasi kuda nyemplung selokan di Jogja.
Evakuasi kuda nyemplung selokan di Jogja. Foto: Dok Damkarmat Kota Jogja
Jogja -

Seekor kuda nyemplung ke selokan di Jalan Pramuka, Umbulharjo, Kota Jogja, setelah melaju tak terkendali. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jogja pun turun tangan mengevakuasi kuda nahas tersebut.

Kejadian ini terekam kamera warganet dan videonya tersebar setelah diunggah akun Instagram @merapi_uncover. Dalam video tersebut terlihat seekor kuda berwarna abu-abu sudah berada di dalam selokan. Kuda tersebut masih mengenakan kaca mata kuda dan hiasan kepala khas kuda andong.

"Lokasi di selatan xt square,kuda tiba-tiba hilang kendali menabrak pembatas jalann dana tersungkur masuk di selokan," tulis keterangan dalam unggahan itu dilihat detikJogja, Senin (29/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dinas Damkarmat pun turun tangan untuk mengevakuasi kuda nahas tersebut setelah mendapat laporan warga. Komandan regu evakuasi dari Damkarmat Jogja, Agus Firmansyah pun membeberkan kronologi kejadiannya.

"Kita dapat laporan dari masyarakat itu jam 23.30 WIB, laporan ke kita, kita tindak lanjuti untuk evakuasi kuda yang masuk selokan. Kita datang ke sana, lima personel," ujar Firman saat dihubungi, hari ini.

ADVERTISEMENT


Menurut Firman, kuda tersebut dalam perjalanan pulang usai narik andong bersama si kusir. Setibanya di Jalan Pramuka, tiba-tiba si kuda mengamuk tanpa alasan yang jelas hingga tercebur selokan.

"Jadi itu pas posisi dia mau pulang, ternyata pas lewat jalan tersebut kejadian nggak tahu itu kudanya langsung berbelok, bergerak ke kiri. Jadi kusirnya juga mungkin kebingungan. Posisi kudanya itu langsung belok ke kiri gitu. Iya, tiba-tiba langsung belok ke kiri, kemungkinan kaget," papar Firman.

"Nabrak pembatas jalan itu kan ada, apa ya namanya itu, kayak pinggir jalan itu loh, yang cor-coran kecil itu, sampai di situ. Untungnya andongnya itu masih di atas, kena itu, nabrak itu, tapi kudanya yang turun ke bawah," sambungnya.

Untuk evakuasi, kata Firman, kuda tersebut harus dikatrol mengingat selokan yang cukup dalam. Menurutnya, kuda tidak mengalami luka yang fatal. Namun, kuda sempat berontak saat hampir sampai di jalan.

"Untuk penanganan kuda tersebut, kita katrol ke atas, dari sungai kecil itu sampai ke atas. Tapi untuk andongnya itu posisinya tetep di atas, kudanya yang jatuh ke bawah," terangnya.

"Karena itu to, dari diangkat itu kan otomatis dia mau napak to Mas, ke benda yang datar itu otomatis dia akan kalau sudah napak itu, baru kudanya apa namanya, untuk melepas tali-talinya itu kan dia kan juga mungkin risih to," imbuh Firman.

Usai dievakuasi, baik kuda maupun kusir bisa melanjutkan perjalanan kembali ke rumah.

"Kalau kusirnya itu aman, tidak tidak ada luka, cuma ya kudanya kemungkinan karena masuk ke itu kan kena benturan to ada luka sedikit tapi nggak begitu parah, terus dia naik ke atas itu bisa jalan lagi. Iya (langsung pulang) wong itu kudanya langsung bisa jalan kok," pungkas Firman.




(apl/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads