Gagal Kalahkan Persela, Pelatih PSS Akui Pemain Hilang Konsentrasi

Gagal Kalahkan Persela, Pelatih PSS Akui Pemain Hilang Konsentrasi

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Minggu, 18 Jan 2026 19:27 WIB
Jumpa pers PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (18/1/2026).
Jumpa pers PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (18/1/2026). Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja
Sleman -

PSS Sleman harus puas ditahan imbang Persela Lamongan di laga kandangnya pada pekan ke-16 Cahmpionship 2025/2026. Laga berakhir dengan skor 1-1.

Laga PSS Sleman vs Persela Lamongan dihelat di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (18/1). PSS sempat unggul lewat gol Gustavo Tocantins (37'), namun Persela menyamakan kedudukan lewat gol Titan Agung (86').

Pelatih PSS, Ansyari Lubis, mengakui timnya kehilangan fokus di menit-menit akhir sehingga gagal mengamankan kemenangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang pertama tentu kami tetap mengapresiasi seluruh pemain. Tapi kami dihukum oleh ketidakkonsentrasian pemain, terutama fokus di akhir-akhir pertandingan. Itu yang membuat kami kebobolan," kata Ansyari saat jumpa pers usai laga, Minggu (18/1/2026).

Ia menegaskan, masalah kehilangan konsentrasi menjelang akhir pertandingan menjadi catatan serius untuk timnya ke depan.

ADVERTISEMENT

"Ini jadi evaluasi penting buat kami. Sebelum 90 menit berakhir, itu berarti kita belum menang. Kehilangan fokus di menit-menit akhir sangat berbahaya dan itu jadi PR kami ke depan," ujarnya.

Ansyari juga menyoroti lemahnya antisipasi di sektor sayap yang dimanfaatkan Persela hingga berujung gol yang menyamakan kedudukan.

"Bukan karena kami terlalu menekan untuk menambah gol. Justru permainan mengalir saja dan ada ruang-ruang di sisi sayap yang tidak terantisipasi. Mereka beberapa kali melakukan crossing dan itu tidak diantisipasi dengan baik, termasuk second ball-nya," jelasnya.

Dengan hasil imbang ini, Ansyari meminta para pemain tetap menjaga fokus dan kerja keras pada laga-laga berikutnya demi menjaga peluang PSS.

"Kalau kami masih ingin punya harapan, ya harus dimaksimalkan di pertandingan selanjutnya. Tidak ada yang tidak mungkin kalau semua mau bekerja keras, fokus, dan konsentrasi," tegasnya.

Kiper PSS Ega Rizky juga menyampaikan permohonan maaf kepada suporter atas hasil imbang tersebut. Ia memastikan seluruh pemain akan bekerja lebih keras pada laga berikutnya.

"Kami dari pemain mengucapkan terima kasih kepada suporter yang sudah mendukung. Kami juga minta maaf karena hanya bisa mendapatkan satu poin. Ke depannya kami akan bekerja lebih keras lagi untuk pertandingan selanjutnya," kata Ega.

"Kami yakin dengan kualitas tim yang kami miliki. Insyaallah ke depan kami bisa meraih hasil yang lebih baik dan membawa poin," pungkasnya.

Sementara itu pelatih Persela Bima Sakti bersyukur timnya mampu mencuri satu poin di kandang PSS. Ia menilai hasil imbang tersebut sudah sesuai dengan target timnya.

"Alhamdulillah berkat kerja keras seluruh pemain dan dukungan semua elemen tim, kami bisa membawa pulang satu poin. Target kami memang menang, tapi kalau tidak bisa, seri pun tetap kami syukuri," kata Bima.

Menurutnya, PSS memiliki kualitas pemain yang bagus dan performa tim yang tengah meningkat. Karena itu, satu poin di Stadion Maguwoharjo dinilai sangat berarti bagi Persela.

"Kami tahu PSS bermaterikan pemain-pemain bagus dan performanya sedang naik. Alhamdulillah hari ini berkat kerja keras pemain, satu poin ini bisa kami bawa pulang," ujarnya.




(dil/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads