PSIM Jogja menggelar laga uji coba tertutup melawan PSBS Biak di jeda kompetisi Super League 2025/2026 sore tadi. Laskar Mataram menang dengan skor 4-1.
Laga tersebut digelar di Stadion Mandala Krida, Kota Jogja, Jumat (27/3). Gol-gol PSIM dicetak Jop van der Avert ('27), Fahreza Sudin ('65), serta brace M. Iqbal ('67 dan '89). Adapun gol PSBS dicetak Tobias Salossa (34').
Hasil ini disambut positif pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel. Ia menyebut, hasil tersebut sudah mencerminkan skema permainan yang telah dilatih selama ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya rasa kami mencetak gol-gol yang bagus, sesuai dengan cara kami ingin bermain. Sangat menyenangkan melihat pola-pola yang kami miliki sudah mulai terlihat sekarang," ujar Van Gastel dalam keterangan yang diterima detikJogja, Jumat (27/3/2026).
Di uji coba ini, Van Gastel memberikan kesempatan menit bermain yang merata kepada seluruh pemain di masa jeda kompetisi agar pemain tetap merasakan atmosfer pertandingan.
"Tujuan utama saya adalah mempersiapkan diri untuk pertandingan melawan Dewa United minggu depan. Itulah sebabnya hampir setiap pemain bermain selama 45 menit untuk mengembalikan ritme," jelas juru taktik asal Belanda titu.
Meski menang telak, Van Gastel tetap memberi evaluasi kepada para pemain. Dia juga menegur para pemain yang dinilai terlalu santai di babak pertama.
"Banyak sekali yang perlu diperbaiki karena hari ini menurut saya benar-benar terasa seperti pertandingan persahabatan. Terutama di babak pertama yang terlalu santai dan babak kedua ada momen yang terlihat agak kekanak-kanakan (sikap di lapangan)," katanya.
"Saya berharap semua orang tetap tersedia (siap bermain), tidak ada yang cedera, dan mereka menjadi lebih bugar kembali. Saya rasa secara keseluruhan dengan laga uji tanding ini, saya puas," lanjutnya.
Van Gastel juga tak ingin pemain merasa cepat puas. Fokus utama tetap terletak pada pembenahan sikap dan konsistensi permainan di lapangan.
"Hasil bagi saya tidak terlalu penting, sama seperti saat pramusim. Bagi saya, ini tentang sikap di lapangan, keberadaan kita, dan niat kita," pungkasnya.
(afn/dil)

Komentar Terbanyak
Serangan Balik Tiyo Eks BEM UGM Usai Dituding Dekat dengan Tokoh PDIP
Pak Dukuh Tanam Padi di Pekarangan Pakai 840 Galon Bekas, Segini Hasil Panennya
Apakah Gigitan Orong-orong Berbahaya? Cari Tahu Bekas dan Cara Mengobatinya