Tim Nasional (Timnas) Italia harus mengubur ambisinya berlaga di Piala Dunia 2026. Pelatih Gli Azzurri, Gennaro Gattuso, remuk redam dan tidak bisa menyembunyikan perasaannya.
Diketahui, di final playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa, Italia kalah adu penalti 1-4 dari Bosnia, setelah di waktu normal kedua tim sama kuat 1-1.
Ini merupakan kegagalan ketiga beruntun Italia menembus Piala Dunia. Gianluigi Donnarumma cs juga absen dalam edisi Rusia (2018) dan Qatar (2022).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para pemain tidak pantas menerima ini, atas usaha, cinta, dan tekad mereka. Kami memiliki tiga peluang dan sebagian besar umpan silang mereka hampir tidak menyentuh kami," jelasnya dilansir dari ESPN, dikutip detikSepakbola Rabu (1/4/2026).
"Saya masih bangga dengan para pemain. Jika Anda menusuk saya dengan belati hari ini, tidak akan ada yang keluar, darah saya sudah habis. Rasanya buruk untuk tersingkir seperti ini," sambungnya.
Minta Maaf
Il Rino atau Si Badak, julukan Gattuso, meminta maaf atas kandasnya Italia melaju ke Piala Dunia.
"Saya juga kaget dengan keteguhan hati dan tekad yang kuat yang mereka tunjukkan hari ini. Kami dikurung. Tapi kita di sini lagi-lagi bicara soal gagal ke Piala Dunia," ucap Gattuso.
"Saya secara pribadi meminta maaf karena tidak berhasil, tapi anak-anak ini sudah habis-habisan," katanya.
Banyak pihak menilai sepakbola Italia memang sedang di fase suram. Tiga kali kegagalan lolos ke Piala Dunia benar-benar menampar wajah sepakbola Italia.
Di level kompetisi antarklub Eropa, klub-klub Serie A juga tak bisa berbicara banyak. Belum lagi, persaingan liganya dinilai sudah meredup karena tiada sosok pemain top dan tiada sosok pemain top asli Negeri Pizza.
Apa sepakbola Italia harus berubah besar-besaran, Gattuso?
"Saya tidak pantas untuk mengatakan apa-apa yang perlu diubah. Ada orang-orang yang lebih tahu," jawabnya dengan napas yang berat.
(apu/dil)

Komentar Terbanyak
Serangan Balik Tiyo Eks BEM UGM Usai Dituding Dekat dengan Tokoh PDIP
Pak Dukuh Tanam Padi di Pekarangan Pakai 840 Galon Bekas, Segini Hasil Panennya
Apakah Gigitan Orong-orong Berbahaya? Cari Tahu Bekas dan Cara Mengobatinya