Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) SPPG Kubu Raya Sungai Kakap Pal IX 3 di Kabupaten Kubu Raya menghentikan operasionalnya untuk sementara waktu. Penghentian layanan itu karena ada kendala pendanaan.
Dalam pengumuman di akun media sosial, pihak SPPG menyatakan operasional dihentikan sementara mulai 8 Juni 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Pengelola SPPG menyebut penghentian layanan dilakukan karena belum terealisasinya pencairan dana operasional yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan sehari-hari. Selain itu, terdapat proses penyesuaian regulasi di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) pascapergantian kepemimpinan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berharap hal ini tidak berlangsung lama dan segera beroperasi kembali," tulis pengumuman tersebut.
Menanggapi hal itu, Kepala Regional BGN Kalimantan Barat Agus Kurniawi mengatakan hingga saat ini tidak ada instruksi resmi dari BGN pusat untuk menghentikan operasional SPPG.
"Sejauh ini belum ada instruksi resmi dari pusat untuk berhenti beroperasi. Hanya saja di Kalbar memang ada beberapa SPPG yang memiliki kendala administrasi," kata Agus saat dikonfirmasi, Selasa (9/6/2026).
Menurut Agus, kendala yang dihadapi sejumlah SPPG berkaitan dengan kelengkapan administrasi, termasuk proses pengajuan dan verifikasi dokumen yang menjadi syarat pencairan dana operasional.
"Karena beberapa SPPG ini terkendala proposal tadi sehingga mengakibatkan tidak adanya dana. Karena itu dipersilakan berhenti operasional sementara sampai menunggu dana masuk," ujarnya.
Agus menjelaskan kondisi tersebut membuat beberapa SPPG tidak dapat menjalankan kegiatan seperti biasa. Terlebih saat ini pengelola tidak lagi diperkenankan menggunakan dana talangan untuk membiayai operasional sambil menunggu pencairan anggaran.
"Memang dianjurkan berhenti operasi sementara karena sekarang sudah tidak boleh menggunakan dana talangan untuk operasional," katanya.
Meski demikian, Agus optimistis persoalan tersebut dapat segera diselesaikan. Berdasarkan informasi yang diterimanya, anggaran operasional untuk sejumlah SPPG yang terkendala tengah dalam proses penambahan atau top up.
"Mudah-mudahan hari ini sudah masuk dananya, karena kemarin informasinya akan di-top up ulang untuk anggaran operasional SPPG," ujarnya.
Agus juga meminta masyarakat tidak khawatir terkait penghentian sementara tersebut. Ia memastikan layanan pemenuhan gizi melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan kembali berjalan normal setelah persoalan administrasi dan pendanaan terselesaikan.
"Masyarakat tidak perlu khawatir. Kami pastikan SPPG yang hari ini tidak beroperasi akan kembali normal dalam waktu dekat," pungkasnya.
(des/des)