Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) di Kalimantan Timur diwarnai berita duka. Seorang peserta meninggal dunia diduga karena mengalami kelelahan. Jenazah pun dipulangkan ke Jawa Timur untuk dimakamkan.
Sebagai informasi, Diklat SPPI manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) ini resmi dibuka pada Rabu (17/6). Kegiatan Diklat ini melalui Latsarmil dengan metode Tripola Dasar, yang mencakup pembinaan sikap dan perilaku, peningkatan pengetahuan dan keterampilan, serta pembinaan jasmani.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VI/Mulawarman Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo mengatakan pihaknya telah menjalankan prosedur penanganan yang sesuai terhadap peserta bernama Anisa Muyassaroh tersebut. Menurutnya, begitu Anisa mengalami masalah kesehatan, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan pertama di lokasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu, peserta didik langsung dibawa ke fasilitas kesehatan di Dodikjur Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) d bawah naungan Kodam Mulawarman di Balikpapan. Ketika kondisi peserta didik tak kunjung membaik, pihaknya juga segera membawa peserta yang bersangkutan ke rumah sakit.
"Saya memastikan bahwa dalam prosedur penanganan pada saat kejadian sudah dilaksanakan dengan tepat, karena melihat perkembangan yang terjadi tidak membaik, yang bersangkutan segera dirujuk ke Rumah Sakit dr Harjanto Kodam VI Mulawarman," tegas Gatot dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).
Pihak Kodam juga telah melakukan proses pemulangan jenazah hingga ke rumah duka di Jawa Timur. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus penghormatan terakhir kepada almarhumah.
"Kami juga membantu prosesi pemulangan bahkan ada pendampingan sampai ke rumah duka sebagai wujud tanggung jawab dan penghormatan kepada almarhumah sehingga proses pemulangan jenazah sampai pelaksanaan pemakaman dapat berjalan dengan baik dan lancar," lanjutnya.
Kapendam: Latsarmil Sesuai Prosedur
Gatot menjelaskan, peserta atas nama Anisa Muyassaroh merupakan peserta yang berasal dari Jatim dan dikirim untuk mengikuti latsarmil di Kaltim. Meskipun ada insiden peserta meninggal setelah latihan, Gatot menegaskan bahwa seluruh kegiatan yang diikuti peserta telah dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku.
"Saya memastikan bahwa seluruh prosedur dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh peserta didik itu sendiri sudah berjalan sesuai prosedur. Dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan juga ada pendampingan melekat kepada peserta didik, baik dari pelatih, unsur pendamping, unsur pendukung, termasuk kesehatan yang selalu melekat di mana pun para peserta didik berada," jelasnya.
Gatot juga menepis anggapan bahwa kegiatan pelatihan dasar yang dijalani peserta didominasi latihan fisik berat. Menurutnya, materi yang diberikan lebih banyak berupa proses belajar mengajar di dalam kelas.
"Perlu digarisbawahi bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini sama sekali tidak melibatkan kegiatan fisik dalam artian lebih condong dan dominan kepada proses belajar mengajar di kelas," tegasnya.
Saat ini, Kodam VI/Mulawarman masih menunggu hasil pendalaman lebih lanjut terkait penyebab pasti meninggalnya peserta didik tersebut. Ia melanjutkan, informasi lanjutan akan disampaikan setelah proses pendalaman selesai dilakukan.
"Sementara itu yang bisa kami sampaikan sambil menunggu hasil pendalaman lebih lanjut terkait kejadian yang mengakibatkan satu siswa SPPI KDKMP meninggal dunia. Nanti perkembangan akan kami informasikan lebih lanjut," ujarnya.
Simak Video "Berenang di Kolam Jernih Goa Haji Mangku, Kalimantan Timur"
[Gambas:Video 20detik]
(des/des)
