Aksi Nekat Wawan Nyaris Tebas Leher Polisi di Jalan, Menangis Saat Ditangkap

Regional

Aksi Nekat Wawan Nyaris Tebas Leher Polisi di Jalan, Menangis Saat Ditangkap

Reinhard Soplantila - detikKalimantan
Senin, 29 Jun 2026 12:31 WIB
Pria bernama Wawan (30) yang hendak menyerang anggota kepolisian dan warga menggunakan parang di Kota Makassar.
Foto: Istimewa
Makassar -

Seorang pria bernama Wawan (30) ditangkap setelah berusaha menyerang anggota kepolisian dengan menggunakan parang. Pria warga Makassar, Sulawesi Selatan itu juga hampir menebas pengendara lain.

Dilansir detikSulsel, Wawan dikenal kerap berbuat onar dan nyaris membahayakan orang-orang sekitar. Pada kejadian terakhir, parang Wawan hampir mengenai leher anggota Polsek Manggala berinisial Briptu AA. Peristiwa terjadi pada Minggu (28/6) dini hari di Jalan Toddopuli V.

Usai kejadian tersebut, anggota langsung mengejar pelaku dan menangkapnya di rumahnya yang berada di Jalan Toddopuli V pada Minggu sore. Kapolsek Manggala Kompol Samuel To'longan menegaskan Briptu AA dalam kondisi aman dan tidak terluka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami amankan pelaku yang hendak menebas leher anggota polisi yang melintas dengan motor. Tapi untungnya tidak ada korban yang terkena," jelasnya, Senin (29/6/2026).

Wawan diketahui tidak melawan saat diamankan. Polisi menyebut ia bahkan menangis ketika sampai di Polsek Manggala.

"Begitu diketahui dia ada di dalam rumahnya, langsung kami tangkap tanpa perlawanan. Di dalam dia menangis," lanjut Samuel.

Ketika diperiksa, kata Samuel, Wawan mengaku membawa parang untuk bersiap-siap menghadapi musuhnya yang merupakan warga Toddopuli 10. Namun, Samuel menduga alasan tersebut hanya mengada-ada. Untuk memastikan apakah Wawan di bawah pengaruh alkohol, polisi akan melakukan tes urine.

"Pengakuannya ada orang dari Toddopuli 10 mau menyerang, padahal itu alasan saja. Tapi kalau orang tuanya bilang mungkin dia mabuk, jadi besok saya mau cek urinenya," ujarnya.

Polisi juga tengah melakukan pengejaran terhadap rekan-rekan Wawan. Menurut pengakuan Wawan, ia punya 10 rekan yang juga akan beraksi menghadapi para musuh.

"Dari hasil interogasi, pelaku dan temannya kurang lebih 10 orang. Kami masih memburu para rekan pelaku itu," imbuhnya.

Samuel menyebut pelaku memang kerap membuat keresahan di wilayah tersebut. Namun, baru kali ini polisi berhasil mengidentifikasi identitasnya. Dalam penangkapan ini, polisi menyita sebilah parang sebagai barang bukti.

"Barang bukti yang kami amankan bersama pelaku adalah parang. Sementara pelaku sudah kami bawa ke Polsek Manggala dan kasusnya masih dalam pengembangan," tutupnya.

Baca selengkapnya di sini.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads