Napi Wanita di Rutan Berau Dibawakan Roti, Ternyata Ada Sabunya

Napi Wanita di Rutan Berau Dibawakan Roti, Ternyata Ada Sabunya

Riani Rahayu - detikKalimantan
Rabu, 08 Jul 2026 20:30 WIB
Petugas Rutan Berau mengamankan WBP dan pengantar sabu
Petugas Rutan Berau mengamankan WBP dan pengantar sabu/Foto: Istimewa
Berau -

Upaya menyelundupkan sabu ke Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) bisa dikandaskan. Paket 0,34 gram sabu ditemukan petugas saat memeriksa titipan makanan berisi roti gembong dan buah pir, yang dibawa seorang pengunjung pria berinisial DM.

Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb, Rian Permana mengatakan temuan itu bermula saat petugas layanan kunjungan melakukan pemeriksaan rutin terhadap seluruh barang titipan yang akan masuk ke dalam rutan. Saat memeriksa plastik berisi roti gembong dan buah pir, terlihat ada handbag putih mencurigakan di dalam titipan tersebut.

"Setelah diperiksa lebih mendalam, petugas menemukan satu paket yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,34 gram yang disembunyikan di dalam handbag putih," ujar Rian dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penemuan itu langsung ditindaklanjuti petugas dengan mengamankan barang bukti, mendokumentasikan temuan, serta membuat laporan kejadian sesuai prosedur yang berlaku. Diketahui barang tersebut rencananya akan diberikan kepada salah satu tahanan perempuan berinisial LH.

"Barang bukti, pengantar makanan, beserta informasi terkait langsung kami serahkan kepada Satuan Reserse Narkoba Polres Berau untuk dilakukan penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut," katanya.

Rian menyebut menggagalkan penyelundupan sabu tersebut merupakan hasil dari ketelitian dan kewaspadaan petugas saat menjalankan tugas. Menurutnya, setiap barang bawaan pengunjung akan selalu diperiksa secara menyeluruh agar tidak ada barang terlarang yang lolos masuk ke dalam rutan.

"Keberhasilan ini merupakan hasil dari ketelitian, kewaspadaan, dan komitmen seluruh petugas dalam menjalankan tugas sesuai prosedur. Kami akan terus memperketat pengawasan serta memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum," ucapnya.

Ia menegaskan Rutan Tanjung Redeb tidak akan memberi toleransi terhadap segala bentuk penyelundupan narkotika maupun barang terlarang lainnya. Pengawasan terhadap layanan kunjungan, termasuk pemeriksaan titipan makanan, akan terus diperketat sebagai langkah pencegahan.

"Tidak ada toleransi terhadap segala bentuk penyelundupan narkotika maupun barang terlarang lainnya. Pemeriksaan akan terus kami tingkatkan agar lingkungan rutan tetap aman dan tertib," tegasnya.

Rian menambahkan Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb juga terus memperkuat komitmen mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkoba (Halinar). Komitmen itu diwujudkan melalui pengawasan yang lebih ketat serta penguatan sinergi dengan aparat penegak hukum untuk mencegah berbagai upaya penyelundupan ke dalam rutan.




(sun/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads