Pembangunan proyek Kompleks Legislatif dan Yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim) terus berlanjut. Hal ini dilakukan setelah ada kepastian bahwa proyek ini tidak terkena efisiensi.
Hingga kini, penyempurnaan desain bangunan masih menunggu persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto. Diperkirakan, kompleks tersebut akan rampung pada 2027-2028.
"Pembangunan kompleks lembaga yudikatif dan legislatif tidak termasuk dalam efisiensi. Pembangunan tetap berjalan, jadi tidak perlu ragu," ujar Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dikutip dari keterangan tertulis, dikutip detikProperti, Minggu (12/4/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembangunan proyek ini mencakup gedung-gedung utama lembaga negara sekaligus infrastruktur pendukung dan jalan kawasan. Di kawasan legislatif, pembangunan direncanakan meliputi lima gedung utama, yakni Gedung Paripurna, Gedung DPR, Gedung DPD, dan Gedung MPR. Gedung Paripurna akan menjadi pusat kegiatan dengan kapasitas hingga 1.579 orang.
Selain itu, pembangunan jalan kawasan sepanjang 3,7 km juga disiapkan untuk mendukung konektivitas antarbangunan. Tahapan awal berupa pembersihan lahan telah dilakukan.
Sementara itu, pembangunan kawasan yudikatif dibagi dalam dua paket pekerjaan. Paket pertama mencakup pembangunan Gedung Mahkamah Agung beserta kawasan pendukung dan Plaza Keadilan. Paket kedua meliputi pembangunan Gedung Mahkamah Konstitusi, kawasan yudisial, serta masjid. Seluruh area ini dilengkapi dengan pembangunan jalan kawasan sepanjang 8 km.
Baca artikel selengkapnya di sini.
(bai/bai)